ALAMI : Coban Lanang menjadi destinasi alam yang wajib di kunjungi apabila datang ke Kota Batu.(duta.co/rio hendra)

BATU | duta.co – Kota Batu terus melakukan pembenahan dengan memperbanyak destinasi wisata buatan ataupun alami. Tujuannya jelas untuk memperbanyak kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke Kota Batu.

Kini wisatawan yang bekunjung ke Kota Batu tak perlu lagi kuatir memilih destinasi wisata alam  pasalnya Coban Lanang di Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji menjadi dsestinasi wisata alam yang wajib di kunjungi apabila datang ke Kota Batu.

Nama Coban Lanang sengaja diambil sebab coban ini dialiri air dari sungai Kalilanang. Coban ini memiliki memiliki tinggi air terjun 15-20 meter. Untuk  menyaksikan keindahan Coban Lanang saat ini terdapat jembatan terbuat dari bambu untuk menyaksikan air terjun dengan dekat.

Kemudian ada juga beberapa tempat istirahat dan cocok untuk dijadikan tempat mengabadikan foto. Untuk memasuki area ini dari jalan utama jaraknya 500 meter.  Saat memasuki area ini wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan persawahan, gunung Arjuna dan Panderman. Rencana tarifnya Rp 5 ribu perorangnya itu hanya untuk satu wahana saja.

“Sebenarnya coban ini sudah lama ada. Namun belum pernah dijadikan destinasi, kami baru mulai proses mengembangkan sejak dua  bulan yang lalu,” ungkap Suparto, Salah satu pekerja di Coban Lanang,  (13/10/2017).

Dilahan  seluas 5 ribu meter itu, rencananya tidak hanya ada air terjun saja. Tapi akan dikembangkan dengan wahana kolam renang, tempat perkemahan, taman kelinci, dan spot-spot foto.  Menurut Suparto, dibukanya Coban Lanang jadi destinasi wisata adalah untuk memanfaatkan potensi dan mengembangkan wisata di daerah Desa Pandanrejo. Kemudian untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Selain memanfaatkan wana wisata yang ada sekaligus membantu perekonomiannya juga,” tambahnya.

Selain itu, meski belum dibuka ternyata sudah ada beberapa wisatawan dari luar daerah seperi Mojokerto yang datang di Coban Lanang.

Suparto terus mengajak masyarakat Kota Batu agar mampu  berinovasi menciptakan wisata baru. “Agar mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan memberdayakan masyarakat sekitar. Setidaknya minimal setahun ada wisata baru. Baik itu wisata buatan maupun alam,” kata dia.

Ia  optimis masih banyak potensi wisata di Batu, terutama wisata alam yang bisa dijadikan lokasi wisata. Hanya saja kemampuan SDM masyarakat Kota Batu yang masih belum mumpuni. Dalam hal ini, ia juga berkoordinasi dengan pihak investor.

Pihaknya berkoordinasi dengan pihak investor karena ketika warga tidak mampu dalam modal, bisa dibantu dengan investor. Tentu tujuan Pemkot Batu ubtuk menggenjot wisatawan yang datang ke Kota Batu. “Target kita samaai akhir tahun ini 3,4 juta pengunjung,” imbuhnya.

Terpisah, Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Batu Imam Suryono, menjelaskan munculnya wisata baru di Kota Batu akan menambah wisatawan yang datang. Wisatawan bisa memiliki pilihan untuk berwisaya. Sekaligus memberikan pemasukkan kepada warga sekitarnya.

“Ya memang saat ini banyak desa-desa yang mulai berkembang. Dengan menggali potensi yang ada di daerhnya, dengan begitu selain desanya dikenal juga membanti perekonomiannya,” kata Imam. ( rio)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan