
MOJOKERTO | duta.co — Pemkot Mojokerto melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Coaching Manajemen Kepegawaian di Hall Lantai 4Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Rabu (12/11/2025).
Tahun 2025 ini kegiatan coaching mengusung tema Ning Ita “Sinar ASN”, yang merupakan singkatan dari Sesi Inspirasi dan Arahan ASN BerAKHLAK.
Dalam arahannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, kepala daerah memiliki tugas sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
“Kita dalam lima tahun ke depan memiliki frame (bingkai) yang sama untuk menyukseskan Panca Cita dalam Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya.
Dalam Panca Cita, cita pertama yakni mewujudkan SDM berkualitas dan cita ke empat yakni tata kelola pemerintahan yang ruhnya reformasi birokrasi.
“Dalam mewujudkan Panca Cita ini mesin penggerak birokrasi adalah ASN. Karena jadi penggerak, mesinnya harus bagus,” ujarnya.
Kepemimpinan juga memiliki porsi yang sangat penting sebagai dirigen. “Mesinnya bagus, kalau diregennya kurang mahir, bisa saja jalannya tidak terarah. Makanya menjadi suatu perpaduan harmonis ketika kepemimpinan dipandu dengan mesin yang baik,” katanya.
Lebih jauh sosok yang akrab disapa Ning Ita ini menegaskan, tiga tugas utama Pemda yakni penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan.
“Tegas utama itu tidak akan terlaksana kalau mesin penggeraknya tidak baik. Itulah kenapa saya sebagai PPK menganggap penting untuk melakukan coaching (pembinaan) seperti ini, agar mesinnya baik,” tandasnya.
Untuk mewujudkan target-target yang sudah ditentukan, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 diamanatkan bahwa ASN harus mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN yang arahnya menuju birokrasi berkelas dunia.
“Nilai-nilai dasar (core value) ASN disingkat BerAKHLAK, yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” jelasnya.
Pada akhir arahannya, Ning Ita berpesan agar ASN memahami dan harus mengimplementasikan BerAKHLAK.
“Untuk mewujudkan target-target akan lebih mudah jika memahami dan mengimplementasikan BerAKHLAK. Untuk itu saya berpesan, pahami dan implementasikan BerAKHLAK,” pungkasnya.
Sedangkan Kepal BKPSDM Kota Mojokerto Muraji menyampaikan, kegiatan ini terlaksana sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil (ASN). Salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN dapat dilakukan melalui coaching, mintoring, dan counseling.
“Coaching menjadi instrumen strategis dalam membangun kesadaran, komitmen, serta peningkatan kompetensi personal dan profesional ASN,” katanya.
Kegiatan coaching ASN di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Mojokerto sebagai bagian dari implementasi Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 53 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi ASN.
“Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan memperoleh pencerahan dan inspirasi langsung dari Wali Kota sebagai coach, sekaligus panduan arah dalam menginternalisasi nilai-nilai dasar BerAKHLAK ke dalam sikap dan perilaku kerja sehari-hari,” harapnya.
Kegiatan ini diikuti orang 79 ASN yang terdiri dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) lingkup Pemkot Mojokerto.
Hadir juga dalam kesembuhan tersebut Kepala Dispendukcapil Iwandoko, Plt Kepala Diskominfo Santi Ratnaning Tias, dan Plt Kepala DPMPTSP Fibriyanti.(ywd)




































