
JAKARTA | duta.co – PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) meluncurkan produk terbaru pembalut CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type 23 cm dan 29 cm. Dengan menggunakan Bio Material yang berasal dari tanaman tebu, batu kapur, botanical oil dan resin alami, produk-produk ini dapat mengurangi penggunaan material yang berasal dari minyak bumi.
Peluncuran produk Organic Cotton Type yang semua bagiannya menggunakan Bio Material merupakan yang pertama kalinya di Unicharm Group. Dengan menggunakan organic cotton pada semua permukaan yang bersentuhan dengan kulit, menjadikan produk ini lebih halus dan lembut di kulit. Event peluncuran produk ini juga dihadiri oleh brand ambassador CHARM Syifa Hadju dan influencer penggiat lingkungan Veronika Krasnasari.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Unicharm, minat konsumen terhadap pembalut ramah lingkungan dalam 4 tahun terakhir meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat, terutama di kalangan konsumen usia muda. Karena itu, Unicharm sejak tahun 2021 telah meluncurkan produk ramah lingkungan untuk berkontribusi pada lingkungan.
Pada Hari Lingkungan Hidup tahun ini, Unicharm meluncurkan CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type secara terbatas. Produk ini menggunakan Bio Material di seluruh bagiannya. Di samping itu, Unicharm memahami bahwa konsumen yang memilih produk ramah lingkungan juga menginginkan produk yang baik bagi kulit. Karenanya, Unicharm menggunakan Organic Cotton pada bagian permukaan yang bersentuhan langsung dengan kulit untuk mewujudkan keramahan lingkungan sekaligus kelembutan di kulit.
Produk “CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type” menggabungkan tiga teknologi. Yang pertama pemanfaatan bio material. Seluruh komponen produk terbuat dari bahan bio alami yang selama ini jarang dimanfaatkan, seperti ampas tebu, batu kapur, botanical oil, dan resin alami. Hal ini dapat mengurangi jumlah plastik murni yang berasal dari minyak bumi dan membuat produk ini menjadi ramah lingkungan.
Kedua top sheet yang mengandung organic cotton. Top sheet atau permukaan yang bersentuhan langsung dengan kulit terbuat dari bahan yang halus dan lembut di kulit. Selain itu organic cotton memiliki daya serap tinggi, serap keringat dengan baik dan mengurangi rasa pengap saat digunakan.
Ketiga kemasan dan kardus yang ramah lingkungan. Kemasan produk ini tidak menggunakan plastik yang berasal dari virgin oil, dan hanya menggunakan material yang berasal dari daur ulang dan bio mass. Selain itu, kardus yang digunakan untuk mengemas produk terbuat dari tandan buah kosong atau Empty Fruit Bunch (EFB) yaitu bahan limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak sawit. Pada inisiatif ini, Unicharm bekerjasama dengan PT Oji Sinarmas Packaging dalam melakukan penelitian dan pengembangan karton dengan EFB untuk pertama kalinya. Selain itu, selotip yang digunakan pada kardus juga berasal dari bahan yang dapat didaur ulang sehingga mampu menghemat sumber daya dan mengurangi limbah.
Pentingnya pembalut yang ramah lingkungan juga dirasakan oleh Brand Ambassador CHARM, Syifa Hadju. Ia mengatakan, “Sebagai perempuan generasi muda, aku sangat meyakini bahwa kita semua bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan, dan hal itu bisa dilakukan melalui kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Itu sebabnya aku merasa nyaman dan tenang menggunakan Charm Bio Materials Organic Cotton type – karena bukan hanya cegah bau dan lembut di kulit, tapi juga ramah lingkungan dan aman. Dengan memakai produk ini, kita turut berkontribusi mendukung gaya hidup yang lebih peduli lingkungan”.
Penggiat lingkungan Veronika Krasnasari menambahkan, “Penggunaan produk ramah lingkungan sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan karena membantu mengurangi dampak negatif pada alam. Karena itu penting bagi kita semua untuk menyadari hal ini dan memilih produk yang ramah lingkungan”.
Unicharm terus berupaya dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan melalui produk dan layanan demi berkontribusi pada perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs). Estimasi rasio pengurangan CFP sebesar -18% per lembar, dengan tingkat pengurangan sebesar -32% pada tahap pengadaan bahan baku.
“Melalui pemanfaatan Bio Material, kami berharap dapat lebih berkontribusi dalam mengurangi penggunaan plastik yang terbuat dari minyak bumi. Lalu dengan menempatkan logo Bio Material yang bertuliskan pesan “Mari Lakukan Kebaikan Kecil”, kami mengajak konsumen untuk melakukan kebaikan dimulai dari hal yang bisa kita lakukan sendiri.
Selain menggunakan material ramah lingkungan, kami juga mengupayakan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dalam proses pengadaan material produk CHARM Daun Sirih Bio Materials. Kami juga mempromosikan beberapa inisiatif lain untuk mengurangi dampak lingkungan, seperti penggunaan energi bersih di seluruh rantai pasokan. Kali ini, kami menghitung carbon footprint (CFP) untuk pertama kalinya. Dari hasil perhitungan, CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type mampu mengurangi emisi GRK mulai dari dari pengadaan bahan baku hingga penggunaan produk. Ke depan, kami akan terus memberikan produk dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan konsumen, dan secara proaktif meluncurkan produk ramah lingkungan dan kegiatan pelestarian lingkungan”. Imm