SIDOARJO | duta.co – Di bulan Ramadan 1442 Hijriah, banyak orang berlomba berbuat kebajikan. Karena ini bulan yang penuh berkah, mari kita galakkan kesalehan secara vertikal dengan Allah SWT, dan kesalehan Horizontal yaitu antara kita dengan sesama, antara kita Kepada orang yang lebih membutuhkan.

Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor, memberikan Santunan Anak Yatim Dhuafa di Yayasan Peduli Yatim dan Sosial Al-Faqir, Desa Trosobo, Kec. Taman, Sabtu (1/5/21).

Berkenaan hal tersebut, pemberian santunan secara simbolis dilakukan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor kepada Anak Yatim dan Dhuafa. Gus Muhdlor juga menyaksikan Peresmian Rumah Wakaf dari H. Husik Anwar kepada Yayasan Peduli Yatim dan Sosial Al-Faqir dan secara simbolis melakukan pengguntingan pita bersama Rumah Wakaf Yayasan Peduli Yatim dan Sosial Al-Faqir.

Dalam Sambutannya, Gus Muhdlor mengatakan, bulan Ramadan 1442 Hijriah yang penuh berkah ini, mari kita galakkan kesalehan secara vertikal dan Horizonal ialah bulan yang dikenal dengan bulan penuh berkah.

“Kesalehan itu bukan hanya secara vertikal, bukan hanya hubungan kita dengan Allah SWT, tapi kesalehan juga ada kesalehan Horizontal yaitu antara kita dengan sesama, antara kita kepada orang yang lebih membutuhkan,” ucapnya.

Gus Muhdlor melanjutkan, di bulan yang sangat mulia ini, alangkah lebih baik lagi menyantuni dan memperhatikan Anak Yatim dan Dhuafa setiap saat, dan tidak cukup hanya saat Peringatan Hari Besar Islam.

“Kami Pemkab Sidoarjo ingin juga didoakan oleh para Anak Yatim Dhu’afa agar Kabupaten Sidoarjo menjadi Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghaffur, marilah kita berbuat sesuatu yang manfaatnya dapat dirasakan bagi kepentingan hajat orang banyak,” tutur Gus Muhdlor.

Disisi lain, terkait Peresmian Rumah Wakaf Yayasan Al-Faqir, Gus Muhdlor menginstruksikan untuk rumah wakaf ini harus terus didorong dan dibiarkan tumbuh tanpa batas.

“Saya ingin setiap Muslim di Sidoarjo dapat membaca Alquran dan bahkan menghafalnya. Ke depan akan jadi pemikiran, bagaimana rumah wakaf dapat mencetuskan Hafizh Qur’an,” imbuhnya.

Gus Muhdlor berharap, semua masyarakat harus meneruskan perjuangannya ini. “Dengan adanya Rumah wakaf yayasan Al-faqir merupakan momentum untuk menciptakan kawasan yang religius dan berkah,” Pungkasnya.

Turut hadir Ketua Baznas Sidoarjo, Camat Taman serta Kades Trosobo dan tamu undangan lainnya, beserta ratusan anak yatim piatu dan dhuafa. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry