Mahasiswa Unusa berbagi pengalaman tip lolos beasiswa unggulan. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co  – Beasiswa unggulan yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemdikbud), menjadi salah satu incaran para siswa SMA dan mahasiswa. Maklum, selain menerima uang SPP 100 persen, para awardee (penerima beasiswa) juga masih diberi uang hidup dan uang buku.

“Besarannya berbeda-beda, disesuaikan kondisi awardee,” kata Mira Nirmala Gita, mahasiswa S1 Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang menerima Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2018.

Mira mengatakan beasiswa unggulan Kemdikbud ada tiga jenis yakni beasiswa masyarakat berprestasi, beasiswa 3T dan beasiswa pegawai Kemdikbud. Beasiswa masyarakat berprestasi diberikan kepada  calon mahasiswa yang sudah diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa aktif maksimal semester dua, baik jenjang S1, S2 dan S3.

“Selain nilai akademik (IPK), syaratnya adalah memiliki prestasi dalam tiga tahun terakhir. Seperti, prestasi tingkat kabupaten, memiliki pengalaman berorganisasi. Makanya harus disiapkan sejak di bangku SMA,” kata Mira yang pernah memenangkan lomba debat dalam Bahasa Inggris tingkat Regional 7 (Jatim).

Saat pengajuan persyaratan beasiswa, calon awardee juga menyertakan proposal dalam bentuk essay. Tema essay yang diajukan adalah ‘Kami generasi unggulan Bangsa Indonesia”.

“Ada trik khusus menulis essay agar bisa lolos. Ceritakan perkembangan dirimu. Meski awalnya tidak bagus, tapi kalian memiliki semangat untuk terus meningkatkan prestasi. Tetap semangat dan pantang menyerah, itu penting dalam essay kalian,” kata Mira berbagi pengalaman kepada para siswa SMA dan mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang menghadiri sosialisasi beasiswa unggulan di Kampus A Unusa.

Tahun lalu, Unusa tercatat sebagai kampus terbanyak yang meraih beasiswa unggulan, yakni 9 mahasiswa. Menurut Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie hal ini patut disyukuri, karena program beasiswa unggulan nasional tidak hanya diikuti oleh perguruan tinggi swasta tetapi juga diikuti perguruang tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Prof. Jazidie berharap mahasiswa Unusa di tahun 2019 akan lebih banyak lagi yang menerima beasiswa unggulan. Untuk itu, pihak Direktorat Akademik dan Kemahasiswa Unusa, akan melakukan sosialisasi beasiswa unggulan ke depannya.

Direktur Akademik dan Kemahasiswaan (Akamawa) Umdatus Sholeha, SST., M.Kes mengatakan dalam pengembangan dan pembinaan mahasiswa, Unusa menerapkan 4 pilar yakni penalaran dan keilmiahan, pengembangan minat dan bakat, sosial dan kesejahteraan, serta organisasi.

“Dalam pilar ketiga yakni sosial dan kesejahteraan, Unusa memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa. Ini untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan maupun peningkatan prestasi,” katanya.

Beragam beasiswa diberikan Unusa baik dari internal maupun eksternal. Beasiswa diberikan dengan prioritas kepada mahasiswa yang secara akademik baik dan aktif di kegaiatan bagi kurikuler maupun ekstrakurikuler. ril/rud

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.