Aan, kabag Protokol (baju putih), saat memeragakan alat pemadam kebakaran (apar). (FT/LOETFI)

SIDOARJO | duta.co – Mengetahui penanganan dan cara penggunaan alat pemadam kebakaran di perkantoran maupun rumah guna mencegah kebakaran sangat diperlukan. Oleh karena itu, Kabag Protokol menggelar simulasi dan edukasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu, (24/6/20).

Sri Wulyono, Kasi Operasional PMK Sidoarjo, dihadapan staff dan karyawan rumah tangga dan sekretariat daerah Sidoarjo mengatakan, pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada karyawan tentang cara penggunaan APAR yang benar. Sehingga, pada saat terjadi kebakaran, paling tidak mereka bisa menggunakan alat pemadam api yang ada.

“Kalau jenis powder untuk kelas kebakaran A, B, C, benda padat, cair, kecuali logam. Kalau powder untuk kebakaran A, B, C,” terang Sri Wulyono.

Sri melanjutkan, dalam kegiatan ini, juga dijelaskan bagaimana cara penggunaan APAR dan teknisnya. Karena jika tidak mengetahuinya akan berakibat fatal.

“Saat kebakaran jenis tabung LPG, pertama harus meng-offkan handle yang ada. Jika belum padam, segera hubungi petugas kebakaran terdekat,” ujar Sri Wulyono yang hadir bersama Kabid Damkar, Heksa Widagdo.

Petugas Damkar Kabupaten Sidoarjo saat memberikan kesempatan cara mematikan kebakaran tabung LPG. (FT/LOETFI)

Sementara itu, terpisah, Aan Alifauzansyah, S.Sos, Kabag Protokol dan Rumah Tangga di Sekretariat Daerah mengatakan, kegiatan ini adalah pengalaman berharga, karena bisa saling mengingatkan di lingkungan untuk kepentingan keselamatan kerja.

“Yang utama kita juga kita bisa tularkan ke keluarga dan kerabat bagaimana cara menangani kebakaran yang benar dan langkah-langkahnya,” ujar mantan Camat Tarik tersebut.

Namun, sangat disayangkan, dalam simulasi tata cara penanganan dan penggunaan alat pemadam kebakaran yang digelar di halaman taman Pendopo Delta Wibawa ini, terdapat beberapa APAR yang tidak dapat dipergunakan dan difungsikan.

Ironisnya, kesalahan teknis tersebut disaksikan sekitar 70 peserta baik dari lingkup rumah tangga maupun staf, karyawan, cleaning service pedopo, serta Satpol PP dan petugas Damkar Kabupaten Sidoarjo. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry