Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Cristiana Indah Wahyu (duta.co/arif)

MOJOKERTO | duta.co -Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengaungkan program POSKO PAMAN yang merupakan akronim dari Program Oke Singkirkan Kesakitan Diare dengan Observasi Pangan Aman, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Air Minum Aman untuk mencegah diare.

Diharapkan program yang dicetuskan oleh Puskesmas Wates mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan.”Program ini untuk menekan angka diare di masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Cristiana Indah Wahyu,  kemarin.

Menurutnya sinergi program antara pemerintah dan masyarakat perlu terus ditingkatkan untuk memberikan kesadaran pentingnya hidup sehat.”Program inovasi dengan sinergi dengan masyarakat akan terus kita cetuakan,” jelasnya.

Program yang telah digagas itu juga sudah dipaparkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kementerian PANRB dan membuahkan hasil positif. Program ini berhasil mendapat penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB.

Dalam laporan Diah Natalisa selaku ketua panitia, menyampaikan event ini tidak hanya sebagai apresiasi, tetapi juga kolaborasi berbagai instansi pemerintah dalam menciptakan sinergi untuk masyarakat. Lebih lanjut Diah menjelaskan, sebanyak 99 inovasi ini terpilih dari 3.156 proposal inovasi yang diajukan secara online melalui Sistem Informasi Pelayanan Publik (Sinovik).

“Jumlah ini meningkat dari tahun 2018 yang mencapai 2.824 proposal inovasi. Peningkatan ini tidak hanya kuantitas, tetapi juga dari segi kualitas inovasinya,” jelasnya.

Diah melanjutkan ada beberapa instansi yang sebelumnya tidak pernah mengikuti kompetisi ini di tahun-tahun sebelumnya, justru masuk dalam 99 inovasi terbaik di tahun 2019. Hal ini menurutnya terjadi karena banyak kepala daerah yang membuat peraturan yang mengharuskan daerahnya mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

Hal itu terbukti dari banyaknya inovasi yang menjadi terobosan dalam optimalisasi pelayanan masyarakat.

“Kami lihat ini luar biasa. Inovasi yang mengubah mindset dan menjadi terobosan untuk pelayanan publik yang lebih baik,” ungkap Diah yang juga menjabat sebagai Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB.

Dengan terpilihnya POSKO PAMAN menjadi TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019, Wali Kota Mojokerto, Ning Ita sapaan Ika Puspitasari menyampaikan bahwa penghargaan ini untuk warga Kota Mojokerto. Ning Ita juga mengapresiasi kerja keras, kegigihan dan dedikasi jajaran Dinas Kesehatan yang tentunya dibarengi dengan partisipasi masyarakat, sehingga mampu membuahkan penghargaan di bidang inovasi pelayanan publik.

“Melalui POSKO PAMAN kita wujudkan generasi muda di Kota Mojokerto bebas dari segala penyakit melalui pola hidup bersih dan sehat,” kata Ning Ita.

Pada Top 99 inovasi ini, terdapat sebanyak 19 inovasi dari 12 kementerian. Sementara 8 pemerintah provinsi menghadirkan 12 inovasi. Dari 18 pemerintah kota menyumbangkan 21 inovasinya. Terbanyak adalah 27 pemerintah kabupaten yang menciptakan 41 inovasi pelayanan publik. Kompetisi ini juga diikuti oleh lembaga dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ari

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry