PAGUYUPAN : Cawabup Sidoarjo  Cak Taufiqulbar untuk bisa melihat dari dekat bagaimana kegiatan Paguyupan Merpati secara langsung Sabtu (12/9/2020) sore. (duta.co/yudi irawan)

SIDOARJO | duta.co – Ribuan  Sejumlah joki melatih  burung merpati menerima merpati balap/ sprint yang beradu kecepatan. Adu kecepatan merpati ini berkumpul  tergabung dengan paguyuban MBBS , dilapangan persawahan  Desa Sawohan  Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo

Banyaknya penggemar merpati spritn di Kabupaten Sidoarjo, menarik minat Cawabup Sidoarjo H.M.Taufiqulbar untuk bisa melihat dari dekat bagaimana kegiatan mereka secara langsung Sabtu (12/9/2020) sore,

PAGUYUPAN : Cawabup Sidoarjo  Cak Taufiqulbar untuk bisa melihat dari dekat bagaimana kegiatan Paguyupan Merpati secara langsung Sabtu (12/9/2020) sore. (duta.co/yudi irawan)

Cawabup Taufiqulbarpun menyapa ribuan penggemar merpati spritn yang tergabung dalam MBBS, di lapangan persawahan Sawohan buduran. Di lokasi track, Cak Taufik selain melihat dan berdialog, juga mencoba bagaimana cara memgibas merpati saat pejantan sprint dari jarak 1 KM.

Menurut Beny kordinator MBBS, Puluhan pembalap merpati sprint yang berlatih, berasal dari beberapa kecakamatam di wilayah Sidoarjo.

“Ini yang datang baru seberapa pak, karena sebagian besar sedang mengikuti lomba balap merpati di Madura,” ujar Beny.

Masih menurut Beny, Trek balap Sawohan ini, selain untuk berlatih, juga digunakan sebagai trek lomba nasional. Tepatnya tahun 1997 trek balap ini sempat dipakai untuk lomba nasional bertajuk “Dan Denpom Cup”, hanya saja saat itu belum terbentuk PPMBSI, yang ada paguyupan penggemar merpati balap tanah air.

PAGUYUPAN : Cawabup Sidoarjo  Cak Taufiqulbar untuk bisa melihat dari dekat bagaimana kegiatan Paguyupan Merpati secara langsung Sabtu (12/9/2020) sore. (duta.co/yudi irawan)

Kendati sudah hadir lama di Sidoarjo, menurut Beny, komunitas merpati balap ini belum masuk dalam keanggotaan Koni Sidoarjo. “Jadi kami selama ini menggelar lomba denagn swadaya anggota,” tambahnya.

Cawabup Taufigulbar yang berpasangan dengan Cabup Bambang Haryo Sukartono (BHS) ini, mengaku sangat apresiasi dengan komunitas merpati balap yang penggemarnya puluhan ribu.

“Ini akan menjadi magnet wisata Sidoarjo, kalau sering digelar lomba merpati balap di Sidoarjo akan mengundang komunitas dari luar daerah masuk Sidoarjo dan ini harus dimanfaatkan untuk menggenjot sebagai wisata baru Sidoarjo,” katanya.

Karena jika lomba merpati balap digelar, ekonomi warga disini akan menggeliat, karena banyak muncul pedagang makanan atau minuman di area lomba.

Bahkan tidak menutup kemungkinan rumah warga akan jadi sarana penginapan bagi mania merpati balap yang hadir, sebab mereka mengikuti lomba hingga tiga hari, jadi butuh penginapan.

“Kami jika terpilih akan mengembangkan lomba merpati balap ini menjadi ajang wisata yang menarik seperti lomba karapan sapi di Madura,” ujar Cawabup Taufiqulbar yang juga berpesan, agar tidak ada peluang perjudian disetiap event kegiatan merpati sprint.

“Dan saya akan melakukan pembinaan agar kepada paguyupan paguyuban merpati diseluruh Sidoarjo bisa berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo.”Jelas nya. ( Yud )

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry