CANGGIH. dr Faisal Reza menunjukkan alat canggih untuk terapi jantung yang ada di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto. (DUTA.CO/YUSUF W)

MOJOKERTO | duta.co – Layanan kateterisasi jantung (cathlab) yang ada di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto, merupakan satu-satunya yang ada di Mojokerto Raya. Akibatnya, daftar antrean pasien penderita jantung cukup panjang karena karena pasien jantung yang berobat di rumah sakit plat merah ini tidak hanya datang dari kota Mojokerto, tapi juga berasal dari luar kota.

Direktur RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, dr Sulaiman Rosyid M.M.Kes mengatakan, cathlab di dr Wahidin Sudirohusodo merupakan satu-satunya yang ada di Mojokerto Raya. “Daftar tunggunya untuk tindakan pasang ring sudah hampir 100 pasien yang menunggu untuk dipasang,” katanya.

Dijelaskan, dari daftar tunggu 100 pasien, pihak rumah sakit mendahulukan pasien yang sumbatannya mendekati total. “Pihak rumah sakit juga mengutamakan yang usia produktif dan tinggal di Mojokerto Raya karena banyak juga pasien dari Sidoarjo yang dibawa kesini ketika rumah sakit Sidoarjo dan Surabaya penuh,” imbuhnya.

Menurutnya, banyak pertanyaan dari masyarakat yang ditujukan kepada pihak rumah sakit terkait cathlab. Masyarakat yang tidak paham mengira dadanya dibelah kalau pasang ring. “Ketika pasien diberitahu bahwa harus pasang ring, tidak malah sembuh, langsung megap-megap karena dikira dadanya dibelah,” tuturnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa jangan ada ketakutan terhadap penyakit jantung yang menakutkan. “Ada metode-metode yang dapat dilakukan di cathlab. Jadi, bukan dibelah ya, memasukkan melalui pembuluh darah,” tandasnya.

Sedangkan dokter Faisal Reza, dokter spesialis jantung RSUD dr Wahidin Sudirohusodo mengatakan, di dalam cathlab ada alat untuk terapi, khususnya jantung. Namun, juga untuk saraf. “Bisa untuk jantung orang dewasa dan anak. Namun, sementara yang kita tangani hanya jantung koroner orang dewasa,” jelasnya.

Pada tahun 2021, cathlab rumah sakit yang sudah mengantongi standar Akreditasi Nasional SNARS dengan predikat Tingkat Paripurna bintang 5 ini sudah menangani 134 pasien, tahun 2022 sebanyak 220 kasus yang ditangani. “Alhamdulillah layanan ini, termasuk pasang ring sudah tercover BPJS dari semua kelas,” tandasnya. (ywd)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry