PENIPUAN : Salah satu warga mengadu ditelepon mengaku Kasat Reskrim (isitmewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Maraknya kiriman pesan berupa SMS dan Whatsapp yang menimpa warga Kota Kediri di tengah masyakarat saat inimelawan wabah Virus Covid – 19 berujung penipuan, kini dalam pemantauan Polres Kediri Kota. Melalui Kasat Reskrim, AKP I Gusti Agung Ananta meminta masyarakat tidak mudah percaya atas informasi yang diberikan apalagi bila pelaku mengatasnamakan anggota Polri.

Dikonfirmasi usai kegiatan penyemprotan disinfektan dilakukan jajaran Polres Kediri Kota di sepanjang jalur protokol Kota Kediri, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota meminta seluruh warga kota, untuk berhati – hati bila berkomunikasi. Seperti dialami Edi Santoso, PNS di lingkungan Pemerintah Kota Kediri mengaku menerima telepon mengatasnamakan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota.

“Dia menelepon saya kemudian memperkenalkan diri sebagai Kasat Reskrim Polres Kediri Kota. Kemudian bertanya tentang kasus yang terjadi di Kantor Kelurahan Blabak. Padahal saya bukan pejabat di sana, makanya saya bingung,” terang Edi Santoso. Menerima aduan AKP Gusti langsung melakukan penyelidikan dan kini telah memiliki data pelaku.

“Pelakunya berada di Luar Jawa dan saat ini tengah kami selidiki. Meski demikian, kami sampaikan kepada seluruh warga di wilayah hukum kami, untuk berhati – hati menggunakan gagdet. Untuk tidak mudah percaya dan bila ada telepon masuk apalagi yang menghubungi mengatasnamakan anggota Polri, untuk tidak segera direspon apa permintaannya. Tutup dulu teleponnya, kemudian sampaikan ke polsek terdekat,” jelasnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry