CORONA : Bilik sterilisasi disediakan di pintu masuk Markas Yon Mekanis 521 Dadaha Yudha (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Bukan berarti menutup diri, namun respon cepat dan langkah antisipasi penyebaran Virus Corona, kini telah diberlakukan Ksatrian Batalyon Infanteri Mekanis 521 / Dadaha Yodha sesuai Standar Protokol Utama Penanganan Virus Corona yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan Komandan Batalyon, Letkol Inf. Andi A. Wibowo S.Sos.M.I.Pol disela – sela pemasangan fasilitas sterilisasi bagi siapapun tanpa terkecuali yang memasuki markas. Langkah cepat dan kreatifitas anggota TNI AD ditunjukkan para prajurit Macan Kumbang, sebutan untuk Batalyon Infanteri Mekanis 521/DY bermarkas di Kediri.

Menyediakan bilik, terdiri dari tenda, ruangan dikeliling plastik dan alat penyemprot berisi bahan disinfektan. Bagi setiap pengunjung, dijelaskan Danyon 521, diwajibkan memasuki bilik ini setelah sebelumnya wajib melakukan cuci tangan dengan hand sanitizer.

Danyon : Stop Covid – 19

CORONA : Bilik sterilisasi disediakan di pintu masuk Markas Yon Mekanis 521 Dadaha Yudha (Nanang .P Basuki/duta.co)

“Tujuan kami untuk memastikan seluruh keluarga besar Macan Kumbang tidak terjangkit Virus Corona, begitu juga kepada para pengunjung atau tamu yang memasuki markas, dipastikan dalam kondisi steril. Kami berharap kerjasamanya semua pihak untuk mematuhi aturan ini sesuai petunjuk dari pimpinan komando atas. Sebagai bentuk pencegahan dan memotong mata rantai Covid – 19,” terangnya.

Dibuatnya bilik ini, terang lelaki asal Salatiga Jawa Tengah, memudahkan menyemprotkan disinfektan kepada para pengunjung mulai dari atas hingga bawah juga kepada kendaraaan yang dinaiki. “Semua kendaraan tanpa terkecuali termasuk truk, Anoa serta seluruh kendaraan milik keluarga anggota, harus memasuki bilik ini,” jelas Danyon Inf. Mekanis 521, sambil menunjukkan bilik berukuran 2 x 3 meter ini.

Bukan itu saja, bagi seluruh prajurit diwajibkan lari setiap pagi dan sore, kemudian bagi para istri prajurit setiap pukul 10.00 wib diajak berjemur bersama selama 30 menit di depan rumah masing – masing. “Semua ini bagi kebaikan kita semua, kita semua harus kompak menghadapi virus ini dan mentaati prosedur telah ditetapkan pemerintah pusat,” terang Letkol Inf. Andi Andrianto Wibowo. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry