Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti

SURABAYA I duta.co – Proses migrasi dari televisi (TV) analog ke digital terus bergulir. Masyarakat perlu mengetahui, apakah TV di rumah atau daerahnya sudah bisa menangkap siaran digital apa belum. 

Cara yang bisa ditempuh dengan menggunakan aplikasi bernama Sinyal TV Digital. Sinyal TV digital ini sudah bisa didownload langsung baik di Google Play Store maupun App Store. Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan akan ada perbedaan warna untuk membedakan informasi daerah mana saja yang sudah terjangkau siaran TV digital.

“Bisa didownload Play Store atau Apps Store ada notifikasi. Kalau gambar merah sinyal bagus, hijau atau kuning sedang, abu-abu biru sinyal kurang jelas,” kata Niken dalam webinar yang dikutip dari kanal Youtube Kemkominfo TV.

Niken menjelaskan masyarakat tak perlu mengganti TV baru. Baik itu perangkat TV tabung ataupun LED namun masih analog. Sebab peralihan ke TV digital, bisa hanya menggunakan alat Set Top Box (STB) DVBT2. Perangkat tersebut untuk mengkonversi siaran TV digital pada perangkat analog.

“Tidak memerlukan antena parabola, (antena) yang di rumah enggak usah diganti sudah bisa. (STB) bisa beli di marketplace dan toko elektronik,” katanya.

Dia menyarankan, sebelum membeli perangkat STB, sebaiknya dicek dulu merek yang dibeli sudah mengantongi sertfikasi dari Kementerian Kominfo. Jika membeli yang belum tersertifikasi, maka tidak bisa dipasang karena tidak sesuai.

Diketahui, pemerintah bersama penyelenggara multipleksing memberikan bantuan STB pada masyarakat miskin. Data jumlah keluarga miskin yang mendapatkan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Proses ASO (analog switch off) dimulai 30 April paling akhir 2 November. Kalau belum dapat masih proses,” tandasnya. (zi)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry