Kadiskominfo dan Persandian Situbondo (FT/Heru)

SITUBONDO | duta.co – Capaian vaksinasi 60 persen untuk lansia dan 70 persen untuk masyarakat umum di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, masih belum memenuhi target. Padahal, untuk menghadapi Varian Omicron, salah satu ikhtiarnya vaksin. Makanya. bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera vaksinasi, Minggu (19/12/2021).

“Untuk menghadapi varian omicron bagi masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat. Pemerintah mendorong vaksinasi sebagai salah satu upaya utama dalam mencegah penyebaran varian Omicron,” jelas juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro.

Sejauh ini varian Omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama yang sudah divaksin. “Kunci pencegahan penyebarannya adalah segera divaksin, menaati protokol kesehatan, tetap waspada, dan tidak panik. Untuk itu, semua warga yang belum divaksin agar segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin,” pinta Dadang.

Update Vaksin (FT/Heru)

Tak itu yang disampaikan Dadang, namun dia juga menjelaskan, untuk update vaksinasi per tanggal 18 Desember 2021 untuk tenaga kesehatan yang tervaksin dosis pertama sebanyak 4.021 (134,8%), dosis ke dua sebanyak 3.806 (127,5%), dosis ke tiga sebanyak 2.812 (94,2%). Untuk pelayan publik dosis pertama sebanyak 27.884 (91,1%), dosis ke dua sebanyak 19.778 (84,6%).

Selanjutnya, Lansia untuk dosis pertama sebanyak 34.728 (40,2%), dosis ke dua sebanyak 18.349 (21,2%). Untuk masyarakat umum dan rentan dosis pertama sebanyak 233.269 (63,0%) dosis ke dua sebanyak 133.825 (36,2%). Usia remaja, dosis pertama sebanyak 46.697 (80,3%) dosis ke dua sebanyak 34.336 (59,1%). Untuk ibu hamil dosis pertama sebanyak 1.383 dan dosis ke dua sebanyak 583 dan kaum disabilitas dosis pertama sebanyak 453 dan dosis ke dua sebanyak 338.

“Capain vaksinasi di Kabupaten Situbondo masih belum memenuhi target. Untuk itu, kami minta kepada seluruh masyarakat yang belum vaksin segera vaksin. Sebab, vaksin dan protokol kesehatan Covid-19 merupakan ihktiar dalam menghadap varian omicron,” pungkas Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kabupaten Situbondo. (her)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry