Alat bantu untuk penderita kanker agar bisa tampil sempurna di Post Care Adi Husada Cancer Center. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Tidak mudah bagi para penderita kanker untuk bisa bangkit setelah proses pengobatan.

Ada rasa minder atau tidak percaya diri bertemu banyak orang karena merasa ada yang kurang pada dirinya.

Namun dengan adanya layanan postcare kanker, penderita kanker yang sudah ‘dinyatakan’ sembuh bisa kembali tampil ‘sempurna’.

Irmayani Haryuni adalah cancer survival atau orang yang berjuang melawan kanker. Kanker yang dideritanya adalah payudara sejak diketahui pada 2014 lalu.

Walau sempat drop mengetahui penyakit mematikan itu pertama kalinya, namun Irma begitu perempuan berhijab ini disapa, bersemangat untuk sembuh.

Berbagai pengobatan ditempuhnya sampai akhirnya dia dinyatakan mulai terbebas dari sel kanker walau sampai kini tetap harus menjaga makanan yang dikonsumsinya.

Pasca pengobatan, Irma merasa tidak percaya diri. Karena kanker payudara ini membuat payudaranya tidak lagi sesempurna dulu.

Namun beruntung, kini ada layanan postcare yang juga menyediakan alat-alat yang aman bagi penderita kanker payudara salah satunya untuk bisa memiliki payudara seperti dulu. Walau itu hanya payudara palsu.

“Sangat membantu kami para cancer survival. Kita harus terus semangat walau kita hidup dengan kanker,” ujar Irma yang kini sukses berbisnis kuliner ini.

Payudara palsu untuk para penderita kanker  ini bisa didapat di Post Care Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya.

Di tempat itu, segala bentuk alat palsu untuk penderita kanker bisa didapat. Misalnya rambut palsu atau wig, scraf, bandana sebagai aksesoris, korset dan banyak lagi lainnya.

Untuk produk-produk ini, Post Care ini, AHCC  bekerjasama dengan perusahaan asal Singapura CanCare Ltd.

“Semua produknya aman dan nyaman untuk cancer survival. Payudara palsu misalnya, bentuk dan teksturnya mirip seperti payudara asli,” ujar Luluk Widyasari, marketing communication manager AHCC.

“Produknya bisa membantu para pasien kanker payudara untuk memberinya kepercayaan diri lebih, selepas sembuh dari kankernya. Inilah yang kami sebut postcare,” tambah Luluk.

Selama hampir setahun berdiri, mencoba memberikan pelayanan terbaik untuk penyembuhan kanker yang terpadu.

Menurut Luluk AHCC ingin bisa memberi pelayanan komplit bagi bara penderita kanker. Mulai saat terdiagnosa, bagaimana proses penyembuhan atau pemulihannya hingga proses setelah dinyatakan sembuh (postcare).

“Postcare ini melengkapi pelayanan yang sudah ada. Momen ini sangat tepat, katena kami juga membuat program CanMovement” katanya.

CanMovement merupakan gerakan kampanye yang memberi dukungan pada para survivors atau penyitas kanker, melalui berbagai hal.

Seperti mengedukasi penyitas tentang penyakit kanker, dan sistem pendukung yang tersedia di sekitarnya. Contohnya postcare yang baru didirikan.

Selanjutnya, mengumpulkan para penyitas kanker, mengumpulkan cerita dari pejuang kanker menjadi kisah inspiratif.

“Dengan membacanya diharapkan bisa memotivasi dan menginspirasi orang lain,”ucap wanita yang akrab dipanggil Madam ini.

Lebih lanjut Luluk mengatakan, CanMovement lebih pada gerakan kesadaran kesehatan yang membawa kepedulian terhadap kanker, dan pentingnya tahap paska perawatan untuk memelihara kualitas hidup setelah tervonis kanker.

Sasaran dari gerakan ini adalah para pasien kanker, para penyitas dan perawat pasien, ditambah para pemangku kebijakan, kelompok pendukung, ataupun pihak swasta.

Sehingga diharapkan segera terwujud komunitas dukungan terhadap kanker yang akhirnya bisa disebut dengan Komunitas #CanMovement. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.