LCC : Tim SMPN 1 Kandangan, salah satu dari 3 tim yang lolos babak final (Nanang Priyo/duta.co)

KEDIRI | duta,co – Melihat tiga orang anak berseragam SMP menangis di pojok ruangan Aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri, jangan menjadikan kita bertanda tanya. Ternyata mereka baru saja memenangkan babak semi final Lomba Cerdas Cermat (LCC) digelar Kejari bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

“Pertama saya awalnya grogi dan temen-temen juga ternyata karena ketakutan kami bila tidak bisa masuk final. Kemudian kami sempat berdoa dan tetap percaya diri bahwa kami pasti menang,” tutur Agnes Sesilia, Siswa SMPN 1 Kandangan, terlihat memberikan jawaban secara tegas dan keras saat semi final berlangsung.

Disinggung soal kesiapannya saat tampil? Didampingi guru pembina, Dra. Sru Endah Sih Wilujeng yang terlihat aktif memberikan semangat termasuk memasangkan nomor peserta saat mau masuk ruangan. Agnes mengaku harus menambah jam belajar kelompok.

“Sebenarnya kami pesimis, karena lawan kami dari SMPN Grogol dan SMPN 2 Pare, merupakan sekolah favorit. Ini menjadikan semangat kami untuk mengharumkan nama sekolah,” jelasnya. Begitu dinyatakan menang, Agnes pun berlari ke pojok ruangan diikuti teman satu tim.

Dia tak kuasa menahan tangis dan sempat menarik perhatian sejumlah panitia untuk mendatanginya. “Besok harus lebih banyak belajar lagi saat bertanding di final. Hari ini penampilan kamu semua sudah baik,” jelas Kasi Intel Kejari Kabupaten Kediri, Ika Ayuningtyas Winarti .SH yang memantau selama pelaksanaan lomba.

Tidak Patah Semangat

LCC : Sru Endah Sih Wilujeng, guru pembina di SMPN 1 Kandangan (Ahmad Mafruchi / duta.co)

Meski kalah, namun peserta dari MTsN 5 Kediri menyadari perlu banyak belajar terkait pasal dan struktur organisasi lembaga hukum. Namun bagi Lintang Dwi Prayoga, dengan mengikuti cerdas cermat ini mampu menjadikan motivasi bagi dirinya untuk terus belajar.

“Kami menjadi tahu terkait pasal hukum pidana, apa dimaksud Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kemudian terkait kinerja Kejaksaan,” jelas Lintang Dwi Prayoga, juga mengaku baru sekali ini menginjakkan kaki di Halaman Kejari Kabupaten Kediri.

Berlatih Soal & Berdoa

LCC : Sru Endah Sih Wilujeng, guru pembina di SMPN 1 Kandangan (Ahmad Mafruchi / duta.co)

Wajah dengan penuh rasa bangga terlihat pada Dra. Sru Endah Sih Wilujeng terlihat begitu perhatian dengan anak didiknya. Guru di SMPN 1 Kandangan mengaku memantau langsung siswi-nya belajar terkait soal-soal di internet sesuai kisi-kisi diberikan Kejaksaan.

“Anak-anak juga latihan soal-soal di internet dan yang utama selalu berdoa. Bahwa acara ini merupakan kegiatan positif sebagai tindakan preventif dilakukan Kejaksaan. Bagus sekali kegiatan ini, secara tidak langsung memberikan sosialisasi kepada sekolah melalui peserta yang ikut cerdas cermat,” jelasnya. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry