BOJONEGORO | duta.co – Tidak hadirnya Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah dalam agenda Rapat Paripurna Istimewa pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar disayangkan banyak pihak, mengingat agenda itu merupakan acara sakral dalam menjalankan konstitusi.

Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto menuturkan, dari pihak Golkar sendiri sebenarnya sangat menginginkan kehadiran bupati perempuan pertama di kabupaten yang kaya akan minyak buminya itu, baik hadir secara fisik ataupun virtual.

“Mestinya bupati hadir, karena itu (rapat Paripurna Istimewa) juga keputusan Banmus, terlebih juga itu merupakan agenda konstitusi,” ucapnya, Rabu (29/6/2022).

Tidak hadirnya Anna Mu’awanah juga dipertanyakan oleh anggota rapat, salah satunya datang dari Ali Huda, anggota Komisi D, yang melontarkan interupsi saat sebelum prosesi pelantikan PAW dimulai.

“Kalau memang bupati tidak bisa hadir, tolong sampaikan alasannya,” ucap Ali Huda singkat.

Menanggapi hal interupsi tersebut, Ketua DPRD Abdullah Umar mengatakan, Bupati Bojonegoro saat ini sedang berada di luar kota. Namun masih diupayakan agar bisa hadir secara virtual. “Kita upayakan virtual, namun terkendala sinyal,” kata Umar.

Tidak dijelaskan secara rinci oleh Abdullah Umar tentang posisi luar kota Bupati Bojonegoro tepatnya di kota mana dan dalam rangka apa.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Pemkab Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio, mengaku tidak tahu menahu dimana Bupati Anna Mu’awanah bearada saat pelaksanaan rapat Paripurna Istimewa hari ini, Rabu (29/6). “Saya gak tahu mas beliau di mana,” ucapnya.

Semetara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, yang harusnya hadir menggantikan bupati yang sedang berhalangan juga tidak menampakan diri sama sekali.

“Saya tidak dapat surat disposisi dari beliau (bupati) untuk menghadiri agenda di DPRD, jadi ya gak hadir,” pungkasnya. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry