
SITUBONDO | duta.co – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melepas penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Jember, Universitas dr Soebandi Jember dan Universitas Abdurrahman Saleh Situbondo, Sabtu (19/7/2025).
Pelepasan Mahasiswa KKN Kolaboratif yang berlangsung di pendopo Rakyat Situbondo ini berjumlah 71 Mahasiswa dan 321 Mahasiswi. Total keseluruhan Mahasiswa KKN Kolaboratif sebanyak 302 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio mengatakan, agar para mahasiswa KKN yang tersebar di 10 kecamatan dan 29 desa menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan dan pembangunan di Kabupaten Situbondo hingga ke nusantara.
“Saya ingin Situbondo menjadi laboratorium bagi teman-teman yang sedang KKN. Situbondo itu tempat berkumpulnya keragaman, dan saya ingin pikiran-pikiran besar tentang Indonesia itu juga disebarkan hingga ke desa-desa se Nusantara,” kata Mas Rio di hadapan ratusan mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga menegaskan bahwa Situbondo milik semua suku dan golongan. “Situbondo bukan milik satu etnis atau suku, tapi milik semua orang. Hal ini yang harus kita gaungkan ke seluruh desa di Nusantara melalui kehadiran adik-adik mahasiswa,” tuturnya.
Tak hanya itu yang disampaikan Bupati Rio, namun dia juga menyampaikan bahwa kegiatan KKN bisa diperluas ke seluruh desa di Kabupaten Situbondo pada tahun depan. “Saya ingin tahun depan semua desa ada KKN,” ucapnya.
Mas Rio menyatakan bahwa Pemkab Situbondo siap mendukung secara anggaran, termasuk menyediakan logistik bagi mahasiswa yang bertugas di pelosok desa.
“Yang Mahasiswi dari Papua kalau butuh suplai, kita siapkan. Tahun depan kita bisa tambahkan anggaran untuk holding KKN, tanpa mengurangi anggaran universitas,” tegasnya.
Selain itu, Mas Rio juga meminta kepada Mahasiswa KKN mempromosikan desa-desa di Situbondo lewat media sosialnya. “Setiap unggahan dan cerita yang dibagikan mahasiswa KKN menjadi sarana promosi daerah. Saya juga akan mengunjungi beberapa desa secara acak dan memberi apresiasi kepada kelompok KKN yang dinilai aktif dan berdampak,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Mas Rio memberikan semangat kepada para mahasiswa untuk menjalani KKN dengan tulus dan menjadikannya sebagai proses pembelajaran hidup. “Niatkan KKN ini untuk belajar. Kalianlah calon pemimpin masa depan. Jangan pernah berhenti untuk belajar,” pesannya. (*)
Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy





































