MELUKIS: Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa saat mengoreskan kuas dikanvas saat pemeran seni rupa. (duta.co/arif)

MOJOKERTO | duta.co -Peninggalan sejarah yang banyak tersebar di Mojokerto diharapkan mampu mendongkrak pariwisata salah satunya melalui seni rupa. Hal itu dikatakan bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) saat membuka pameran seni rupa gelar Majakarta (Majang Karya Utama) II tahun 2017, digelar di Pendapa Graha Majatama.

Bupati MKP mengatakan jika pameran seni ini dilaksanakan untuk membuka ruang apresiasi di bidang seni rupa yang lekat dengan kekayaan dan nilai-nilai luhur kerajaan Majapahit.

“Perlu diketahui bahwa Mojokerto yang terkenal dengan kerajaan Majapahit, banyak menyimpan kekayaan budaya, yang di dalamnya terdapat peristiwa budaya salah satunya berbentuk seni rupa. Hampir tiap tahun diadakan pameran oleh kelompok seni rupa mulai Mojokerto Menyapa, Jenggelek Tangi Melek, Anjangsono Mojokerto-Yogya, Restu Ibu, serta Sungging Ngadhi Luwih. Gelar Majakarta dalam setahun ini sudah diadakan dua kali,” urai MKP.

Gelar Majakarta I sendiri telah dilaksanakan pada 19 Agustus lalu, sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 Tahun 2017 dengan tema Sang Saka Abang Putih.

Acara yang memamerkan puluhan karya seni para seniman atau perupa asal Mojokerto ini, merupakan persembahan Pemerintah Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto serta Polres Mojokerto Kota. Ari

 

Tinggalkan Balasan