DIWISUDA: Seribu lebih penghafal yang diwisuda oleh Bupati Bondowoso Salwa Arifin di aula Gedung Education Development Center (EDC) kemarin (duta.co/haryono)

BONDOWOSO | duta.co – Sebanyak 1.856 penghafal Al Quran diwisuda Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin, di Gedung Education Development Center (EDC). Mereka merupakan pelajar dari 100 lembaga pendidikan setingkat MI hingga MA se-kabupaten Bondowoso Menghafal Al Quran (BMA) pada tahun ke lima ini.

 Rahmatullah, Kepala Bagian Kesejehateraan Pemkab, menjelaskan, secara terperinci masing-masing penghafal Al Quran itu mengikuti hafalan dengan berbagai paket dalam BMA. Diantaranya, untuk paket satu menghafal Juz Amma dengan jumlah penghafal mencapai 1.132. Kemudian, paket dua mengahafal juz satu sampai dengan juz tiga sebanyak 74 orang.

“Paket tiga menghafal surat Yasin, Ar Rahman dan Al Waqiah sejumlah 313 orang. Paket empat yang hafal surat Al Kahfi dan surat Al mulk sejumlah 35 sedangkan paket lainnya 302. Sementara yang hafal 30 Juz ada 7 orang,”jelasnya.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin Pemkab Bondowoso sangat mendukung generasi muda menghafal Al Quran. Ia berharap, kepada yang hafal Al Quran disiapkan beasiswa. “Tidak hanya itu kedepan insyaallah akan disediakan beasiswa bagi peserta anak yang terbaik. Siap-siap menjadi wisudawan yang terbaik, insyaallah akan diupayakan beasiswa,” katanya.

Salwa Arifin mengapresisasi peningkatan jumlah peserta wisuda dibandingkan tahun sebelumnya hanya 1.400. Bupati berharap tahun depan lebih meningkat lagi ke angka 4.000 sampai 5.000 peserta.

“Mahkota terbesar dimana cahayanya ketika anak bisa baca dan jadi Al Quran. Maka kedepan Bondowoso menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ketua DPRD Bondowoso, H Ahmad Dhafir mengatakan “Hari ini tidak satupun diantara bapak ibu adik-adik yang tidak berbahagia. Membahagiakan orang tua tanda termasuk golongan anak solehah,” katanya.

“Acara ini menginspirasi kita punya angan-angan, kita punya rencana itu di hati kita, otak kita yang mengevaluasi, mengkaji dan memutuskan. Di saat hati kita, otak kita bersih, otak kita dingin, pasti keputusannya menyejukkan. Untuk itu bagaimana hati bersih, hati jernih, otak dingin, tidak bisa kemudian kita hanya mengandalkan dasar akal,” ujarnya. (yon)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry