INSPIRASI : Bupati Kediri, dr. Hj. Hariyanti Sutrisno saat mendatangi SDN Simbar Lor Kecamatan Plosoklaten (duta.co/Diskominfo)

KEDIRI| duta.co –Saat langkah menjadi panutan, ujar menjadi pengetahuan dan pengalaman menjadi inspirasi, menjadikan Bupati Kediri, dr. Hj. Hariyanti Sutrisno meluangkan waktu mengunjungi SDN Simbar Lor Kecamatan Plosoklaten pada Selasa (18/7).

Dihadapan para siswa – siswi ini, Bupati sangat berharap dengan ilmu pengetahuan cukup mampu mendukung dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Kediri.

Sesuai program pemerintah, keberadaan kelas inspirasi mulai disosialisasikan di dunia pendidikan. Para tenaga profesional, tokoh masyarakat dan agama pun, diharapkan meluangkan waktu untuk mengajar di kelas, berbagi ilmu pengetahuan yang dilakukan sehari – hari. Bupati Kediri pun, berkesempatan bercerita perjalanan kariernya dan meminta seluruh siswa untuk belajar yang rajin.

“Kelas inspirasi merupakan program yang baik untuk memajukan dunia pendidikan yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung bagi siswa – siswi duduk di bangku sekolah. Ini bagian dari jendela informasi dan komunikasi untuk membuka wawasan siswa, lebih dipacu mencari ilmu bukan hanya dari buku dan guru,” terang Hariyanti Sutrisno dihadapan wartawan.

Ditambahkan Bupati Kediri, bahwa dalam kelas inspirasi terdapat 7 prinsip dasar agar program ini berjalan dengan baik.

“Harus dilakukan dnegan sukarela tanpa ada paksaan, bebas dari segala bentuk kepentingan dan semua ini demi masa depan anak – anak, tidak ada pungutan biaya baik yang yang dipungut dari relawan, sekolah atau siapapun, kegiatan ini bersifat terbuka dan saling belajar baik pihak sekolah, relawan maupun pihak – pihak yang dilibatkan,” jelasnya.

Kemudian 3 prinsip lainnya, para relawan dan pihak sekolah selalu siap turun tangan langsung, fokus pada aksi dan dampak bagi siswa dan kemajuan sekolah, termasuk siap mengambil cuti sebagai bentuk pengorbanannya. Ini merupakan wujud silahturahmi, jelas Bupati Kediri, baik relawan maupun sekolah, menjadikan program ini untuk menjalin silaturahmi demi kemajuan sekolah dan pendidikan bersama.

“Yang terakhir ketulusan, semua pihak percaya bahwa ini bukan tentang diri relawan, bukan tentang para pengurus sekolah tetapi demi anak-anak Indonesia yang akan lebih percaya diri dan siap berjuang menyongsong cita-cita mereka,” terang Bupati Kediri, mengaku senang usai mengisi kelas inspirasi. (nng)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan