MENYERAHKAN : Bupati Sampang H. Slamet Junaidi Di Dampingi Forkopimda Menyerahkan Bantuan 24 Ekor Sapi Qurban Kepada Simbolis 14 Kecamatan, di Lapangan Wijaya Sampang. (duta.co/fathur)

SAMPANG  | duta.co -Bupati Sampang H. Slamet Junaidi  Bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat Menggelar Salat Idul Adha 1440 Hijriah 2019 di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Minggu 11/08/2019.

Salat berjamaah di Lapangan sarana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menjaga silaturrahmi kedekatan dengan rakyatnya, selain menjadi tradisi Pemkab Sampang setiap melaksanakan Salat Hari Raya dan Kegiatan besar bersama Masyarakat Sampang.


OPEN HOUSE : Bupati Sampang H. Slamet Junaidi Bersama Forkopimda Saat Menggelar Open House, Salam -Salaman saling memaafkan di Pendopo Bupati. (duta.co/fathur)

Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib,  yakni KH. Fahrur Rosi  pengasuh Pondok pesantren Darus Sahid Sampang. Dimana dalam Khotbahnya menyampaikan pentingnya Berkurban di Hari Raya Idul Adha.

Dijelaskan Kh. Fahrur Rosi, Hari Raya Idul Adha peringatan peristiwa kurban. Yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba.

Dalam Alquran dijelaskan berbagai kebaikan dari berkurban, antaranya setiap rambut atau bulu hewan qurban, baik kambing, domba atau Sapi yang di sembelih akan membuang sifat kehewanan seperti sombong, tamak atau rakus dan lain sebagainya, serta pahala yang berlipat ganda.

“Idul adha disebut pula Idul  Kurban atau Lebaran Haji. Sehingga bagi kita yang belum berhaji sebagai puncak ibadah dalam rukun Islam, semoga segera ditakdirkan oleh Allah Swt untuk dipanggil menghadapNya di depan Kabah Makah,”  tutur Kh. Fahrur Rosi.

Bupati Sampang,  H. Idi panggilan akrab dari H. Slamet Junaidi, mengatakan.“Dengan Hikmah Idul Adha 1440 Hijriyah, kita tingkatkan kebersamaan, kepedulian sosial untuk mewujdukan Kabupaten Sampang Baldatun Thoyibatun Warabun Ghafur.”

Berkurban memiliki nilai sangat strategis, karena salat Idul Adha  dan ibadah kurban pada dasarnya sedang menggambarkan tauhidul ibadah menuju tauhidul ummah. Sebuah prosesi ibadah yang menggambarkan kesatuan yang utuh dalam  kebersamaan dilandasi nilai ibadah meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial antar sesama ummat sebagai modal utama dalam melaksanakan pembangunan Kabupaten Sampang yang Hebat Bermartabat.

“Demikian halnya pada pagi ini, tanpa melihat status dan golongan, semuanya duduk dan berdiri bersama-sama di bawah komando seorang Imam melaksanakan perintah Allah SWT.  Hal ini juga menandakan bahwa dihadapan Allah SWT,  kita sama, kecuali kualitas ketaqwaan kita kepadaNya yang dapat membedakannya dan hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui,” jelasnya.

Kemudian kepada yang mempunyai rejeki berlebih, dihimbau untuk berkurban, karena makna hakiki yang terkandung di dalam menyambut hari Idul Adha ini hendaknya dapat mendorong  kita untuk mau berkurban demi kebaikan.

“Kita tidak melihat berapa banyak yang diberikan tetapi pengorbanan berbagi  itulah yang akan menjadi spirit bagi kita untuk menselaraskan Hablumminallah dengan Hablumminannaas.  Karena apabila kedua hubungan tersebut selaras, serasi dan seimbang maka tatanan sosial kemasyarakatan akan tumbuh dengan baik dan harmonis, permasalahan sosial bisa diminimalisir dan kebersaman akan semakin tumbuh dan berkembang dalam setiap denyut kehidupan masyarakat, “ ungkap Bupati H. Idi.

Selesai rangkaian Salat berjamaah Idul Adha, Bupati H. Idi di dampingi Wakilnya, H. Ab dan Seluruh Pimpinan Forkompinda Sampang memberikan 24 Sapi Kurban dan dua  Kambing, untuk 14 Kecamatan, NU, Muhammadiyah, Ponpes, dan Masjid Agung Sampang.

Seperti tradisi sebelumnya, Bupati bersama Forkopimda menggelar Open House di Pendopo Bupati, sebagai sarana Salam salaman, saling memaafkan dan Makan Minum bersama seluruh lapisan Masyarakat Sampang. (tur)

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry