Bupati Fadeli saat menyerahkan 50 unit rumah kepada nelayan di Desa Paloh Kecamatan Paciran, Kamis (15/3/2018).

LAMONGAN | duta.co – Bupati Lamongan Fadeli tepati janjinya bangun sebanyak 50 unit rumah bagi nelayan. Rumah tersebut diserahkan dengan ditandai dengan menyerahkan kunci rumah kepada nelayan di Desa Paloh Kecamatan Paciran, Kamis (15/3/2018).

Pada kesempatan itu, Fadeli mengatakan, pembangunan rumah itu bagian dari perhatian pemerintah untuk mengurangi kawasan kumuh. “Tadi saya lihat kualitas bangunannya sangat bagus, bersih dan memiliki view langsung ke laut. Ini agar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan, Pemkab Lamongan juga memiliki program rumah sehat. Setidaknya, kata Fadeli, agar tidak ada lagi rumah di Lamongan yang beralaskan tanah sehingga lebih sehat.

Pada  2016, lanjutnya, terdata sebanyak 62 ribu rumah yang masih berlantai tanah. Saat ini, sebanyak 42 ribu rumah sudah mendapat bantuan plesterisasi. “Sebanyak 20 ribu rumah sisanya yang masih berlantai tanah tahun ini akan dituntaskan,” katanya menambahkan.

Zainal Ma’arif (Arif), salah satu warga yang beruntung mendapatkan rumah ini tidak bisa menutupi kegembiraannya. Dia merasa sangat terbantu atas program dari Bupati Fadeli ini. Selama ini, nelayan yang satu ini menempati sebuah rumah bersama 2 kepala keluarga lain.

Termasuk Achmad Subkhan, juga sebagai penerima bantuan ini, sebelumnya tinggal bersama empat kepala keluarga lain dalam satu rumah.

Rumah ini selanjutnya akan diserahkan kepada warga dengan sistem sewa. Untuk besaran dan jangka waktu sewa masih akan ditentukan kemudian. Namun kedua nelayan itu, Arif dan Subkhan berharap ada fleksibilitas dalam nilai sewa. Karena pekerjaan mereka sebagai nelayan sangat tergantung dengan musim.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasab Pemukiman Mochammad Wahyudi menyebutkan pembangunan 50 rumah itu mengunakan dana APBDN sebesar Rp 5 miliar.

Sedangkan tanahnya menggunakan aset Desa Paloh. Dari APBD ada anggaran yang digunakan untuk pembangunan prasaranan sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan dan saluran air.

Masing-masing rumah nelayan ini dibangun di lahan seluas 10×12 meter dengan luas bangunan 6×9 meter. Rumah ini dilengkapi dua kamar, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi dan fasilitas untuk dapur, serta sudah dilengkapi dengan listrik dan air bersih. (dam)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry