MOJOKERTO | duta.co – Kawasan Bukit Krapyak Mojokerto ditargetkan bisa menjadi Super Agro Wisata. Dengan begitu, kawasan ini bisa dimanfaatkan semua warga sekitar untuk meningkatkan perekonomiannya.

Untuk menuju ke arah sana ada banyak hal yang perlu dilakukan. Peran serta masyarakat luas dibutuhkan. Bahkan peran serta para pecinta alam pun diperlukan.

Salah satunya dilakukan Semanggi Alas yang berkolaborasi dengan Sahabat SuperAdventure Surabaya. Di ulang tahun kedua komunitas itu, ada ratusan pecinta alam dari 300 komunitas berbagai daerah di Pulau Jawa ikut terlibat. Mereka melakukan aksi penanaman ratusan pohon produktif dan berbagai jenis cemara di kawasan tersebut pada Minggu (8/3/2020).

Tanaman-tanaman itu dibawa sendiri oleh setiap anggota komunitas. Jenis tanaman buah yang ditanam beragam mulai buah durian, jambu, rambutan dan lainnya.

“Kami memang wajibkan setiap peserta yang datang membawa pohon buah untuk ditanam di bukit Krapyak ini. Harapan kami kelak di bukit ini akan hadir sebuah kawasan agro wisata yang bisa dinikmati oleh para pecinta alam,” kata Roky Yulmezak, pembina komunitas Semanggi Alas.

Roky yang didampingi sahabat SuperAdventure Surabaya menjelaskan, kawasan Bukit Krapyak saat ini sudah menjadi tujuan kemping dan berbagai kegiatan yang berbau alam.

Lokasinya sangat menarik. Di kanan kiri bukit terdapat pemandangan alam yang asri. Terdapat juga pemandangan Gunung Welirang serta Gunung Penanggungan. Ada juga pemandangan hijau Bukit Cangar. Berbagai macam bunga juga mulai tumbuh di sisi timur lokasi.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari upaya untuk mewujudkan hal itu,” terangnya.

Anniversary Komunitas Semanggi Alas dengan Sahabat SuperAdventure Surabaya boleh dibilang sangat sukses. Ratusan pecinta alam datang dari berbagai kota. Bukan hanya dari Jawa Timur, ada juga dari Semarang, kemudian Boyolali dan Rembang Jawa Tengah.

Terlihat ada ratusan tenda berjejer memenuhi kawasan Bukit Krapyak selama Sabtu dan Minggu itu.

Acara tanam pohon ini mendapat apresiasi banyak pihak. Salah satunya dari seorang pendaki senior, yakni Yuni atau biasa disebut Ibu Pendaki.

Menurutnya, kegiatan Semanggi Alas dan berkolaborasi dengan SuperAdventure Surabaya ini sangat positif. “Seorang pecinta alam harus seperti itu. Ada alamnya ada sosialnya juga seperti selain tanam pohon cemara juga ada aksi tanam pohon buah yang nanti jika tumbuh (bisa dinikmati) untuk para pecinta alam juga,” jelasnya.

Ibu Pendaki ini tercatat sudah menaklukkan 14 gunung di wilayah Jawa, Nusa Tenggara serta kawasan Sulawesi. Umurnya sudah 67 tahun dan sudah memiliki 16 cucu serta 5 cicit dari sembilan anak ini.

Sebagai SuperAdventure sejati Ibu Pendaki sudah menaklukkan gunung Slamet, gunung Rinjani, Sumbing, Andong dan gunung lainnya di luar Pulau Jawa. Ia mulai mendaki sejak 7 tahun lalu dan selalu ditemani anaknya yang memang menginspirasinya untuk mencintai alam.

“Selama Allah mengizinkan, saya akan terus naik gunung,” urai petualang senior ini ditemani para sahabat SuperAdventure Surabaya.

Sahabat SuperAdventure Surabaya Affan Haris Shofwanadi mengatakan untuk merealisasikan suatu kegiatan, menyatukan ide, gagasan, kreativitas, sampai ke aplikasi di lapangan itu tidak mudah, tapi untuk acara anniversary ke -2 kata dia, komunitas Semanggi Alas ini berhasil melampaui kesulitan-kesulitan yang dihadapi.

“Dari segi produksi sampai ke pelaksanaan acara, dikemas secara apik, komunikatif, dan menyenangkan. Terpampang jelas ekspresi bahagia para peserta acara tersebut dari awal sampai berakhirnya acara,” jelas sahabat SuperAdventure Surabaya ini.

“Bermodal kekompakan dan kesederhanaan mereka, sukses menghasilkan kegiatan yang istimewa,” imbuhnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry