DEPOK | duta.co – Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi membuka acara Pekan Olah Raga dan Seni ke-12 Politeknik se-Indonesia. Menurutnya, baru saja Indonesia sukses menjadi tuan rumah hajatan olah raga melalui Asian Games. Para atlet juara telah membanggakan Indonesia, mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya.
“Kita juga sering mengadakan event olah raga tingkat mahasiswa baik secara Nasional maupun Internasional. Dari Porseni Politeknik se-Indonesia bisa melahirkan para atlet yang berprestasi, sehingga bisa mengikuti Pelatihan Nasional untuk dterjunkan di Asean Games, Asian Games dan Olimpiade,”ujarnya di Stadion UI.
Nahrawi mengungkapkan, dengan optimisme dan semangat yang tinggi kita mampu memperoleh prestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Pasalnya, dalam olahraga yang dijunjung adalah respect, fair  play dan  saling menghormati. Untuk itu, dirinya optimis Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade tahun 2032.
“Dengan optimisme yang tinggi kita raih prestasi. Apresiasi Pemerintah kepada yang juara di Asian Games juga sangat tinggi dalam sejarah. Bahkan, yang kalah di Asian Games juga mendapat bonus Rp 29 juta.  Seperti Puspa dari lulusan PNJ mendapatkan emas dapat bonus Rp 1,5 Milyar, rumah, PNS dan senyuman dari calon suaminya,”kelakarnya.
Dia menambahkan, seusai  Asian Games dirinya akan menggencarkan atlet untuk mengikuti Pelatnas. Terlebih lagi, fasilitas di Asian Games sangat bagus. Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan merawat dan  memanfaatkan venue yang telah dibangun. “Jangka panjang kita akan adakan Pelatnas dan  event-event tingkat dunia. Sehingga, para atlet ini sering ketemu dengan atlet dunia dan diharapkan mendapatkan prestasi,”harapnya.
Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Habib Abdilah mengungkapkan bahwa Porseni Politeknik kegiatan dua tahunan. Salah satu tujuannya adalah mengembangkan karakter dalam bidang olahraga dan seni guna meningkatkan daya saing. “Dalam Porseni ke-12 Politeknik  ini PNJ dan Polimedika sebagai tuan rumah. Sekarang ada 11 cabang  olah raga,  6 seni dari 44 Politeknik   se-Indonesia.  Selain itu, sebanyak 1449 peserta dan 193 0ffisial,”tandasnya.
Abdilah mengharapkan dengan adanya diharap Porseni dharapkan mampu melahirkan atlet yang berprestasi tingkat Nasional dan dunia.  Dirinya juga mengapresiasi kepada Kemenpora dan Kemendes. Pasalnya, dari dua kementerian tersebut juga telah bersedia memberikan hadiah secara tetap.
“Tentunya, untuk apresiasi bagi peserta Porseni akan dipikirkan lagi seperti beasiswa dan lainnya,”paparnya.
Dalam kesempatan tersebut juga nampak hadir Kemendes, perwakilan dari Kemenristek Dikti, dan lainnya. Seusai pembukaan, Kemenpora bersama para peserta lari mengelilingi stadion. (hud)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.