MABA : Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziyah saat memberikan ucapan selamat kepada seluruh maba Unisma. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Menteri Tenaga  Kerja RI, Ida Fauziyah mengapresiasi penuh Universitas Islam Malang (Unisma) atas keberhasilan meraup mahasiswa baru hingga melampaui target. Lebih lanjut, Menaker juga mempertegas jika pilihan 3.800 maba adalah tepat sekali, tidak salah memilih kampus ini untuk menimba ilmu.

Secara gamblang Menaker menyatakan, masa orientasi ini adalah waktu yang dapat menghantarkan kepada kehidupan kampus yang menjunjung tinggi kritisisme, dan penuh dialektika. Ia berharap semua maba Unisma dapat mengikutinya dengan baik, dan mengucapkan selamat atas bergabungnya dengan kampus prestasi ini.

“Sebuah pilihan tepat karena Unisma merupakan kampus yang dikenal religius dan nasionalis,” ungkap Ida Fauziyah, Rabu (30/09) secara daring.

Lebih lanjut Menaker juga menyampaikan, Unisma merupakan kampus yang menjunjung tinggi nilai keislaman namun tetap merawat semangat kebangsaan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unisma, Prof Dr H Masykuri Bakri MSi, menuturkan, bahwa tujuan didirikannya kampus hijau ini adalah untuk mengantarkan lulusan yang dapat menjaga harmonisasi bangsa. Alumninya dapat sebagai payung penyejuk dan penaung kebersamaan dan kedamaian.

“Di sinilah akan lahir mahasiswa yg dapat mengubah peradaban negara maupun dunia,” ungkap Prof Masykuri.

Program pengenalan kampus Unisma ini dinamai orientasi kehidupan kampus mahasiawa baru (Oshikamaba). Hadir langsung  20 mahasiswa mewakili lebih dari 3.800 maba. Diantaranya terdapat mahasiswa asing dari 10 negara. Kesemuanya mengikuti sampai Jumat  secara daring.

Ditambahkan oleh Wakil Rektor III, Dr Ir Badat Muwakid MP, bahwa tujuan Oshikamaba ini ialah menanamkan kesadaran berbangsa serta bela negara. Termasuk peduli pada lingkungan dan masyarakat sekitar.

Juga memperkenalkan sistem belajar mengajar di Unisma dan di Indonesia. Memperkenalkan pranata kampus, dan memperkenalkan manajeman belajar diri yang mandiri dan bermartabat.

Oshikamaba kali ini melibatkan narasumber, Kemendikbud, Menteri Tenaga kerja, dan Wakil Ketua MPR Achmad Basyarah. dah

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry