BUKA CABANG : Kantor Amar Bank Cabang Wiyung beralamat di Ruko Blok A No. 39 Jl. Raya Menganti No. 215, Wiyung Surabaya.  (duta.co/dok)

SURABAYA | duta.co -Amar Bank lebih dikenal bank pelopor produk fintech Tunaiku, terus mengalami pertumbuhan. Hal ini terlihat dari peningkatan yang sangat signifikan pada aset Amar Bank yang tumbuh hingga 10 kali lipat dari angka awal Rp 200 miliar sampai dengan saat ini sudah menjadi Rp 2 triliun di tahun 2019.

Dengan pembukaan Kantor Cabang Wiyung, maka Amar Bank memiliki lima jaringan kantor yang terdiri dari tiga Kantor Cabang (dua di Surabaya dan satu di Jakarta), satu Kantor Cabang Pembantu di Surabaya dan satu Kantor fungsional di Jakarta. Kantor Amar Bank Cabang Wiyung beralamat di Ruko Blok A No. 39 Jl. Raya Menganti No. 215, Wiyung Surabaya.

Area Head Amar Bank Surabaya Anggrahini Stephanie menjelaskan pemilihan Wiyung sebagai lokasi kantor cabang Amar Bank, “Wiyung kami pilih karena potensi ekonomi, geografi dan demografi wilayah Surabaya Barat utamanya di Wiyung sangat besar. Potensi Surabaya Barat ditandai dengan berdirinya beberapa pusat bisnis baru, kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan dan beberapa apartemen serta perumahan baru,” jelasnya.

Anggrahini menambahkan, “Dari data kami, jumlah nasabah Amar Bank yang berdomisili di wilayah Surabaya Barat cukup banyak. Selain itu, kantor cabang ini untuk memperluas wilayah layanan Amar Bank,” tambahnya.

Managing Director Amar Bank  Vishal Tulsian menambahkan, “Dibukanya Kantor Cabang Wiyung, kinerja bank terutama pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) diharapkan dapat terus ditingkatkan. Sampai akhir 2018 yang lalu, DPK Amar Bank telah mencapai lebih dari satu triliun rupiah. Kami berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama pasar retail. Karena ini merupakan visi Amar Bank untuk membawa senyum ke 200 juta wajah di tahun 2025 dan juga misi kami untuk menyediakan layanan perbankan bagi mereka yang membutuhkan dan bukan hanya mereka yang menginginkan.”

Dibandingkan dengan potensi pasar yang ada dan pelaku pasar dibidang pembiayaan (Bank dan Lembaga keuangan), Amar Bank yakin masih mampu bersaing dengan wajar. Dari hasil survey yang dilakukan Amar Bank, wilayah Wiyung mempunyai potensi pasar yang besar, sementara hanya terdapat delapan kantor cabang Bank yang rata-rata beroperasi di segmen pasar korporasi.

“Mengingat pangsa pasar existing Amar Bank ada di sektor perdagangan ritel, maka Amar Bank berkeyakinan bahwa pembukaan kantor cabang di Wiyung akan berdampak positif terhadap kinerja Bank. Selain telah didukung oleh pangsa pasar yang sudah ada juga ditunjang oleh potensi pangsa pasar baru segmen retail yang besar,” papar Anggrahini.

Secara umum kondisi Kota Surabaya yang merupakan ibukota provinsi Jawa Timur  menunjukan potensi pertumbuhan ekonomi yang baik. Provinsi Jawa Timur, berdasarkan data Statistik Ekonomi tahun 2018 triwulan III yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, ekonomi Jawa Timur pada triwulan III 2018 tumbuh lebih tinggi dibandingkan nasional. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan III 2018 mencapai 5,4% year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan nasional yang tercatat sebesar 5,2% (yoy).

Di sepanjang tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Jawa Timur diperkirakan mencapai 5,4-5,8% (yoy), stabil dibandingkan tahun 2018. Peningkatan perekonomian Jawa Timur diperkirakan bersumber dari investasi dan ekspor luar negeri, disertai masih positifnya kinerja konsumsi swasta sebagai penopang utama struktur permintaan perekonomian Jawa Timur.

Amar Bank menyasar pasar retail dengan dua produk unggulannya, TUNAIKU untuk kredit personal tanpa agunan mulai 2 sampai 20 juta rupiah yang mengedepankan teknologi finansial dan TAMARA untuk tabungan berjangka yang sangat fleksibel dengan bunga 5.5% pertahun dan setoran awal 100 ribu rupiah.  Melalui kedua produk unggulan ini Amar Bank berharap untuk terus dapat memberikan dampak sosial yang positif kepada masyarakat luas. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.