Bripda Sholeh Maulana, anggota Polsek Babat, Polres Lamongan, meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025 TNI/Polri dan Umum.

LAMONGAN | duta.co  – Bripda Sholeh Maulana, personel Polsek Babat, Polres Lamongan, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025 TNI/Polri dan Umum.

Ia tampil sebagai juara di Kelas G Dewasa Putra pada kompetisi yang digelar 23–25 April 2025 di GOR Vira Cakti Yudha, Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kejuaraan ini diikuti oleh 16 personel dari Kontingen Polda Jawa Timur, terdiri dari 15 atlet dan 1 official, di bawah pimpinan AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Mereka berhasil membawa Polda Jatim menjadi Juara Umum I Tingkat Dewasa dengan raihan 12 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

Bripda Sholeh Maulana menjadi salah satu dari peraih medali emas bersama rekan-rekan lainnya dari berbagai satuan di lingkungan Polda Jatim. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, namun juga mengharumkan nama Polsek Babat dan Polres Lamongan di tingkat nasional.

Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih anggotanya.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Bripda Sholeh Maulana yang berhasil mengharumkan nama Polsek Babat dan Polres Lamongan di tingkat nasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi anggota lain untuk terus berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam menjalankan tugas kepolisian sehari-hari,” ujarnya, Senin (26/5/2025).

Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari kontribusi besar Kontingen Polda Jatim yang keluar sebagai Juara Umum I, mengungguli Tim Alap-Alap Kostrad sebagai Juara Umum II dan Tim Pencak Silat UISI sebagai Juara Umum III.

Gelar Pesilat Terbaik Dewasa Putra dalam ajang ini diberikan kepada Bripda Afies Barerra Syaifillah dari Polresta Malang.

Prestasi Bripda Sholeh Maulana menjadi bukti nyata dedikasi dan semangat juang personel Polda Jawa Timur dalam menjunjung tinggi olahraga bela diri tradisional, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi. (ard)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry