GELAR UNGKAP: Kapolsek Gayungan, Kompol Andi Lukito saat gelar ungkap pembobolan Panti Asuhan Pondok Kasih di Jalan Gayungan PTT Surabaya. Duta/Tunggal Teja

SURABAYA | duta.co – Perbuatan Setyo Ari Sugiarto (21), asal Pondok Sedati Asri Blok D-1 Sedati, Sidoarjo ini nekat membobol brankas mlik Panti Asuhan Pondok Kasih, di Jalan Gayungan PTT Surabaya, Kamis (22/2). Ari nekat membobol panti asuhan yang telah merawat dan membesarkannya selama 16 tahun, yakni sejak TK hingga lulus SMK ini.

“Sebelum membobol salah satu ruangan dan mencuri uang serta brangkas, saya memang sengaja datang ke panti pada Kamis (22/2) siang hari. Kebetulan sudah lama tak main dan saya sempat menukarkan uang di ruang administrasi panti,” aku Ari saat berada di Maposlek Gayungan Surabaya, Kamis (8/3).

Saat menukar uang, lanjut Ari, dirinya melihat ada banyak uang yang disimpan di almari ruang administrasi dan juga brankas kecil milik panti. Dia pun muncul niat mencuri dan akhirnya dilakukan pada Kamis (22/3) malam.

Saat suasana panti sepi, Ari memanjat pagar dan dinding pos skuriti panti. Selanjutnya dia menemukan linggis di salah satu ruangan panti dan dipakai mencongkel pintu jendela ruangan administrasi.

Setelah berada di ruang administrasi, Ari bergegas mencongkel almari dan menemukan uang Rp 13,3 juta serta brankas kecil. “Saya langsung ambil uang Rp 13,3 juta juta dan brankas kecil milik panti dan pergi,” ucap Ari.

Selain menggasak uang Rp 13,3 juta dan brankas yang ternyata bersisi dokumen-dokumen, pelaku Ari yang sudah tak tingal di panti tersebut, juga menyikat sebanyak sembilan hanphone (HP) milik anak-anak penghuni pantai. “Saya melakukan setelah subuh, saat itu anak-anak panti masih tidur dan suasana sepi,” terang Ari.

Setelah membobol dan mencuri uang Rp 13,3 juta, brankas kecil dan sembilan HP, selanjutnya Ari gunakan uang hasil curian guna membayar hutang ke temannya Rp 2 juta. Setelah bayar hutang, Ari gunakan uang untuk foya-foya dan tinggal di hotel di Surabaya beberapa hari.

“Saya pakai bayar hutang, senang-senang di hotel dan kebutuhan sehari-hari. Kalau main perempuan saya tidak melakukan,” ujar Ari.

Aksi Ari akhirnya terbongkar, seletah pihak Panti Asuhan Pondok Kasih melaporkan ke Polsek Gayungan Surabaya. Polisi menangkap Ari setelah melakukan penyelidikan, mengidentifikasi dan menangkap pelaku. tom/gal

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.