Reizano Amri Rasyid, ST., MMT – Fakultas Ekonomi dan Bisnis

“Brand Anda adalah magnet yang menarik konsumen kepada produk atau layanan Anda” (Ken Carbone,  Manhattan design and branding firm Carbone Smolan Agency)

Melalui berbagai rangkaian yang ada dalam identias merek (brand identity) dalam membentuk sebuah merek, ada dua unsur yang dirasa berpengaruh, yaitu nama merek dan logo. Nama merek merupakan hal yang penting untuk menggambarkan sebuah produk.

Selain itu, nama merek juga menjadi sarana yang efektif dalam mengkomunikasikan sebuah produk. Unsur lain yang tidak kalah penting dari nama merek adalah unsur visual pada sebuah merek. Unsur visual seperti logo ikut memainkan peran penting dalam membangun sebuah merek.

Penggunaan logo dan gambar akan memudahkan orang untuk mengingat karena pada dasarnya, manusia diciptakan untuk lebih mudah mengingat sebuah gambar atau simbol dalam mengenali sesuatu.

Branding as an influences

Seiring dengan perkembangan jaman, perkembangan dalam dunia bisnis pun ikut berkembang cepat. Perkembangan bisnis tersebut dapat dilihat dari produk-produk baru yang banyak bermunculan. Melalui banyaknya produk sejenis yang muncul, maka banyak pula nama-nama merek yang hadir, sehingga membuat persaingan merek semakin ketat dalam menarik perhatian konsumen.

Brand atau merek diyakini dan terbukti sangat berpengaruh ter¬hadap kesuksesan sebuah bisnis. Brand dapat menentukan kekuatan nilai dari suatu produk dan dapat membedakan dari produk pesaing. Brand tidak hanya bermanfaat bagi produsen namun juga bagi konsumen.

Merek atau brand sendiri merupakan sebuah identitas yang dibuat untuk membedakan antara satu produk dengan produk lainnya. Dalam usaha untuk membuat merek semakin dikenal dan menjadi kuat di masyarakat, maka pelaku usaha membuat adanya identitas merek.

Identitas merek ini berisi tentang serangkaian alat untuk memperkenalkan, memperlihatkan atau menerangkan apa produk tersebut. Identitas merek dapat berupa media visual, suara, slogan dan lain-lain. Kemudian, serangkaian identitas itu nantinya akan membentuk citra atau kesan terhadap suatu produk (brand image)

Logo as a power of mind

Logo memiliki makna tersendiri yang akan menentukan tinggi atau rendahnya suatu produksi. Logo sekarang ini bukanlah  hanya “sebuah” desain visual saja, akan tetapi harus memiliki arti tentang apa yang diwakilinya, memberikan kekuatan persuasi, dan meyakinkan banyak orang ketika pertama kali melihat atau bahkan mendengar produk tersebut.

Kita sebagai manusia yang hidup di zaman now yang penuh dengan brandmark, sudah seharusnya mengenali apa dan bagaimana logo perusahaan itu.  Dengan kata lain, tidak hanya orang-orang yang telah pandai di bidangnya saja yang paham apa itu desain logo. Bahkan mungkin anak kecil saja mengetahui brand tertentu hanya dengan melihat logo suatu produk.

“Mengapa para pelaku usaha mencantumkan logo pada setiap produknya?” Karena melalui logo, konsumen bisa mengenali sebuah produk dengan lebih mudah.

Tepat sekali, ternyata penggunaan logo pada sebuah produk  membantu para pelaku usaha dalam memasarkan produk-produknya. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan konsumen yang lebih mudah untuk mengingat sebuah gambar atau bentuk, dalam mengenali sebuah produk baru. Bahkan tak jarang para konsumen bisa membeli sebuah produk berdasarkan bentuk dan gambar yang mereka ingat, walaupun sebenarnya mereka lupa akan nama produk tersebut.

Pentingnya logo dalam pemasaran produk, memang disadari oleh para pelaku usaha. Bagi mereka, logo menjadi salah satu media promosi untuk mengenalkan brand produk kepada konsumen. Sehingga dari ciri khas bentuk dan gambar yang ada, konsumen bisa membedakan suatu produk dengan produk lainnya.

Consumen Brand Images

Di era digital, di mana logo  dan nama merek akan muncul di beberapa perangkat dan di media sosial, pastikan Anda harus merancang sesuatu yang melebihi tulisan di kertas. Desain logo perusahaan harus terlihat bagus pada latar belakang yang berbeda, bekerja untuk aplikasi, ikon, avatar dan cetak, dan itu harus fleksibel dalam ukuran.

Untuk nama merek usahakan menggunakan yang unik, simple, atau mungkin sedikit “nyeleneh” sesuai dengan produk yang ditawarkan. Semakin menarik logo dan branding otomatis akan menarik para penggiat social media untuk berinteraksi dan kepo dengan produknya.

Contoh produk adalah Adidas, merek yang menggabungkan motif yang sama dari tiga palang sejajar di semua desainnya. Perubahan visual yang sedikit tergantung di mana Anda melihatnya, tapi selalu mengandung komponen yang sama. Selanjutnya pada 2005, logo ini mulai dikenal sebagai merek dunia yang terkesan sederhana, percaya diri, dan jelas. Adapun makna dari seluruh logo Adidas yaitu Menciptakan logo dengan branding yang relevan atau tidak akan pernah kadaluwarsa dalam hitungan bulan, atau bahkan bertahun-tahun.

Desain logo perusahaan tidak akan lepas dari pemberian branding name. Ketika mempertimbangkan tipografi untuk teks Anda , pastikan untuk menghindari font yang terlalu menarik perhatian , memanfaatkan ruang negatif dan mungkin mengubah font yang ada.

Karena itu akan membuat Anda kesulitan dalam menjabarkan makna produk Anda. Beberapa merek dagang yang sudah mendunia, lebih cenderung menggunakan nama dengan font yang sangat biasa.

Ambil keputusan bijak untuk memberikan nama produk Anda. Jika perusahaan Anda memiliki nama yang unik , maka Anda bisa lolos dengan logotype . Tapi jika Anda memiliki nama generik, maka Anda akan membutuhkan sesuatu untuk mengidentifikasi perusahaan dengan , yang dapat dicapai dengan menggunakan tanda logo.

“Sebuah desain yang hebat tidak akan membuat produk buruk menjadi laku, tapi desain yang hebat akan membuat produk yang bagus mencapai potensi maksimalnya” – Thomas J. Watson Jr. *

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.