BPJS : Pembekalan agen PESIAR oleh BPJS Kesehatan KC Kediri (BPJS Kesehatan / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Dalam rangka persiapan pelaksanaan program PESIAR (Petakan-Sisir-Advokasi-Registrasi), BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Kediri melaksanakan pembekalan Agen PESIAR (7/11). PESIAR merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan rekrutmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) dengan cara “jemput bola”.

Lewat sambutannya Kepala BPJS Kesehatan KC Kediri Yessi Kumalasari menyampaikan bahwa PESIAR merupakan upaya mendekatkan titik layanan pendaftaran JKN-KIS kepada masyarakat secara proaktif.

“Pada intinya tugas Agen PESIAR adalah berkunjung ke keluarga yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di wilayahnya. Dalam kunjungannya tersebut kepala keluarga diajak mendaftarkan keluarganya sebagai peserta JKN-KIS segmen PBPU dan BP atau biasa disebut peserta mandiri. Bila ajakan diterima maka pendaftaran pun bisa melalui Agen PESIAR tersebut,” jelas Yessi.

Yessi menambahkan, PESIAR merupakan program nasional yang masih diujicobakan di beberapa wilayah termasuk Kabupaten Kediri. Adapun wilayah tersebut mencakup Desa Banyakan, Gedang Sewu, Kedungsari, Pelem, Ringinsari dan Silir.

“Jumlah potensi dari enam desa tersebut mencapai 19.180 jiwa. Untuk menjangkau angka tersebut, setiap agen PESIAR harus berkunjung ke 10 KK setiap harinya. Asumsi ini didapat bila piloting berjalan selama tiga bulan,” kata Yessi.

Turut hadir dalam kesempatan yang sama Plt. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Sjaiful Achiruddin. Sjaiful menyampaikan, PESIAR juga dapat menjadi salah satu upaya akselerasi menuju Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Kediri.

“Kita berharap UHC dapat segera terwujud lewat PESIAR ini.  Kami percaya masih ada kelompok-kelompok masyarakat yang dapat didorong untuk dapat menjadi peserta mandiri yang berkualitas. Output pelaksanaan PESIAR tidak hanya registrasi/ pendaftaran, melainkan juga kontinuitas peserta dalam membayar iuran. Penyampaian edukasi nilai gotong royong pada program JKN-KIS merupakan tantangan terbesar hingga saat ini,” ujar Sjaiful.

Hingga 6 Oktober 2019 Program JKN-KIS sudah meng-cover lebih dari 69 persen penduduk Kabupaten Kediri dengan jumlah kepesertaan mencapai 1.142.202 jiwa. Jumlah tersebut membawa Kabupaten Kediri menduduki peringkat ke 26 dari 38 Kota dan Kabupaten dengan capaian UHC tertinggi di wilayah Jawa Timur. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry