Pertemuan BOPI dengan perwakilan tim wilayah timur di Sekretariat Persik Kediri (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co – Jelang digulirnya Liga II pada musim ini, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) melakukan sejumlah pemeriksaan administrasi untuk semua klub terbagi dalam dua wilayah, barat dan timur.

Disampaikan Sandi .S Hasan, perwakilan BOPI, untuk wilayah Timur, terdapat empat klub dipastikan lolos termasuk Persik Kediri, akan ditunjuk sebagai tuan rumah pembukaan liga.  Tim BOPI beranggotakan 4 orang menyampaikan bahwa kendala utama setiap klub terkait jaminan bebas pajak dan tidak ada tunggakan gaji pemain.

Dari 23 klub menjadi peserta liga, terdapat 11 tim tampil di Wilayah Barat dan Wilayah Timur, terdapat 12 klub.

“Masih empat klub yang telah beres dan sisanya dalam proses. Ini akan kami jadikan bahan rapat pleno pada Selasa depan dengan PT LIB. Berdasarkan rekomendasi BOPI, selesai rapat atau Rabu akan diumumkan peserta resmi Liga II,” jelas Sandi .S Hasan dalam jumpa pers bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat Persik Kediri.

Sandi pun menyebut sejumlah klub, seperti Madura FC akan menyelesaikan hari ini, karena belum menyerahkan bebas pajak dan tidak ada tanggungan pajak apapun. Kemudian Perdatu Tuban juga belum melampirkan bebas pajak, Lalu Persiwar Waropen selain pajak, juga belum dilengkapi surat kontrak pemain.

Adapun klub telah selesai selain Persik, Mitra Kukar Surabaya, Persiba Balikpapan dan Persis Solo.

“Lawan Persik saat laga pembuka, PSBS Biak kurang bebas pajak dan gaji pemain. PSIM kurang bebas tunggakan. Bogor FC masih perlu kami cek lagi, Martapura FC kurang melampirkan gaji pemain. Namun secara umum, kami perlu melakukan pendalaman lagi dan finalnya akan kami bahas dalam pleno,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, perwakilan tim, panpel dan suporter juga menyatakan siap mendukung perhelatan sepak bola dengan aman dan tertib, diwakilkan tim Persik Kediri dan Persatu. Kemudian dikonfirmasi terkait antisipasi kebocoran tiket, Ketua Panpel Persik, Widodo Hunter menyampakan pada semua laga kandang akan diterapkan sistem tiket elektronik.

“Kami akan menerapkan sistem tiket elektronik dengan model gelang, kemudian pintu masuk kami sistem berputar. Semua ini demi mengantisipasi kebocoran tiket, akan dicetak 14 ribu untuk ekonomi seharga 25 ribu dan VIP dicetak seribu dengan harga 35 ribu,” ucap Widodo Hunter.

CEO Persik, Subiantoro juga menyatakan klubnya siap menggelar laga pembuka dan siap mengikuti selama kompetisi Liga II nanti.

“Kami sangat siap dan telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak. Pihak Panpel juga siap bekerja keras, termasuk mengantisipasi bila terjadi kerusuhan suporter,” kata Toro, sapaan akrab CEO Persik. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.