MenteriBUMN (kiri) Dirut BNI Herry Sidharta (kiri) saat hadir dalam tes swab gratis yang digelar BNI Peduli, di Jakarta, Rabu (20/5/2020), DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co –  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI akan menggelar tes swab  gratis untuk 30 ribu warga.

Tes itu dimulai di DKi Jakarta yang digelar Rabu (20/5/2020) lalu. Dan selanjutnya di lima provinsi lain yakni  Bali, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan  penyelenggaraan  tes Swab ini diperkirakan hingga Juli  mendatang karena dilakukan secara bertahap di daerah-daerah.

“Untuk sementara jumlah swab  gratis yang diberikan adalah 30.000,” ujarnya dalam rilis Jumat (22/5/2020).

Apa yang dilakukan BNI ini mendapat respon yang bagus dari  Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengatakan pelaksanaan program tes swab  gratis  ini merupakan bukti nyata adanya kerjasama yang kuat antara BUMN, pihak swasta, pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

” Ini bukti kolaborasi dalam menanggulangi Covid-19. Kami tidak ada niatan apa-apa. Yang penting bagaimana rakyat bisa di-service dengan baik,” kata Erick seusai penyerahan bantuan sosial BNI untuk pelaksanaan tes swab gratis Rabu (20/5/2020).

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria juga mengapresiasi, kerjasama antar para pihak tersebut dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

 “Kita harus bergotong royong dalam pencegahan dan mmenanggulangi Covid -19. Dan peran BNI, swasta, pemerintah pusat, serta pemerintah daerah ini sangat dibutuhkan dengan tujuan yang sama yaitu menjaga kepentingan masyarakat dan bangsa,” kata dia.

CEO JSK Group Dennis Jang Sang Kyu, pihaknya sangat berterimakasih diikutsertakan dalam program kemanusiaan BNI Berbagi  ini.

JSK sangat tterpanggil melakukan aktivitas apapun untuk memerangi  Covud-19 yang dialami masyarakat Indonesia.

“Metode tes swab dengan tenda dan booth beserta mesin negative/positive pressure mirip yang diterapkan oleh pemerintah Korea Selatan. Dan hasilnya  dapat menjawab kekhawatiran banyak masyarakat yang khawatir datang ke rumah sakit untuk melakukan swab test,” ungkapnya.

Program BNI Peduli dalam mendukung pencegahan Covid-19, sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Pada awal Maret 2020, BNI bersama beberapa BUMN lain telah mengirimkan sedikitnya 160.000 masker hingga ke Hong Kong dan beberapa kota di luar negeri untuk ditujukan kepada seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara-negara yang lebih dulu terpapar Covid-19.

Bahkan, BNI diketahui telah menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi drone untuk menyemprotkan disinfektan di 50 titik di daerah Jabodetabek. Dalam pengadaan alat pelindung diri, BNI menggerakan sekitar 30 mitra binaan di berbagai daerah.

“Belum lama ini, BNI mendistribusikan 50 ribu alat pelidung diri kepada tim medis di 182 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia dilengkapi hand sanitizer, donasi bagi petugas medis, serta donasi dukungan anak sekolah,” ujar Dirut BNI, Herry Sidharta.

Kepedulian BNI juga ditandai dengan menyalurkan bantuan alat medis kepada rumah sakit, seperti ambulance, mesin diagnosa swab test PCR, ventilator, dan alat rapid test.

Ditambah dengan bantuan sembako untuk warga kurang mampu, anak yatim, yayasan dan panti asuhan, kelompok masyarakat tertentu.

Selain itu, BNI Hi-Movers juga turut peduli terhadap orang – orang yang terdampak Pandemi Covid – 19, dengan berdonasi massal.

Donasi itu rencananya akan disalurkan ke 10 Klinik, 2 mobil ambulance berstandar penanganan penderita Covid -19, 3 set alat PCR, 10.000 Alat Pelindung Diri (APD), 51.000 test Covid – 19 serta bantuan Sembako untuk 313.000 keluarga.  end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry