SURABAYA | duta.co  – Kasus Covid-19 semakin meningkat. Bahkan di Jawa Timur, angka penderita terus bertambah bahkan status zona merah dan oranye disandang 38 kabupaten/ kota di provinsi ini.

Karena itu, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, berupa untuk bisa menekan bertambahnya pasien yang terkena virus ini. Terutama dari klaster keluarga.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso pun tak bosan-bosannya memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan 3M yakni rajin memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak dengan menghindari kerumunan. Tidak hanya itu, perlu juga disertai dengan rajin berolahraga dan menjaga kondisi psikologis.

“Tetap waspada, jaga kesehatan diri dan harus selalu mentaati semua anjuran pemerintah dalam melawan wabah Covid-19. Jangan kemana-mana, stay at home, berdoa dan ikhtiar,” ungkap Teguh Kamis (7/1/2021).

Edukasi untuk menerapkan protokol kesehatan 3M diberikan pada keluarga oleh para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). “Kita tidak ingin klaster keluarga meningkat. Peran serta anggota keluarga sangat penting agar ini tidak terjadi,” tukasnya.

Sementara itu, walau kasus Covid-19 meningkat, namun layanan KB masih bisa dilakukan dengan baik. Semua kata Teguh sudah dilakukan secara online tanpa harus bertatap muka. “Kita punya banyak inovasi agar masyarakat bisa mengakses layanan KB dengan baik. Di laman tersebut masyarakat bisa bertanya apa saja terkait permasalahan keluarga, remaja dan lainnya. Didalam pelayanan itu ada tenaga profesional antara lain dokter dan psikolog,” ujar Teguh.

Sementara bagi suami istri yang dalam usia subur, Teguh berharap untuk terus menggunakan alat kontrasepsi yang sesuai. Dan sebaiknya bisa menunda kehamilan sampai pandemi selesai serta harus direncanakan dengan sebaik mungkin agar tidak terjadi resiko yang lebih panjang.

“Karena dikhawatirkan setelah pandemi akan banyak terjadi kelahiran yang tidak diinginkan. Kita 0berupaya melakukan pelayanan KB secara serentak dengan tagline sejuta akseptor,” tutupnya. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry