JAKARTA | duta.co – Masih ingat kriteria baru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang klasifikasi umur manusia yang dirilis tahun 2017? Lembaga yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss itu melalui studi tentang kualitas kesehatan dan harapan hidup manusia di seluruh dunia, akhirnya menetapkan kriteria baru dalam membagi kehidupan manusia ke dalam 5 kelompok usia.

Pertama, usi 0 – 17 tahun. Kelompok umur ini disebut ‘Anak-anak di bawah umur’. Kemudian umur 18 – 65 tahun, disebut ‘Pemuda’. Usia 66 – 79 tahun ‘Setengah Baya’, umur 80 – 99 tahun ‘Orang Tua’ dan umur 100 tahun ke atas disebut ‘Orang tua Berumur Panjang’.

“Jadi kalau begitu saya belum tua, baru setengah baya, kalau menurut WHO,” demikian Ma’ruf Amin saat menghadiri peringatan Hari Santri di Asrama Haji Al Mabrur, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (23/10/2018).

Tetapi, di sisi lain, calon wakil presiden nomor urut 02 itu mengaku takut lupa kalau mempersiapkan materi debat Pilpres lebih awal, karena putaran pertama debat digelar 17 Januari mendatang. Hal ini disampaikan kepada wartawan ketika ditanya soal kesiapannya.

“Ya pasti harus siaplah. Tapi persiapannya kalau sekarang kan masih terlalu lama, jadi kita persiapannya nanti sudah dekat-dekat, supaya tidak lupa,” kata Kiai Ma’ruf kepada wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Minggu (30/12).

Menurut Kiai Ma’ruf, dirinya akan mempersiapkan materi debat dengan dibantu Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, termasuk soal isu-isu yang akan menjadi materi debat.

“Itu sudah ada jadwalnya. Ada presiden bersama wakil pasangan ada dua kali, presiden sendiri dua kali, wakil presiden satu kali, antar wakil presiden. Yang saya sendiri itu wakil presiden dengan wakil presiden itu ada materinya, ada pendidikan, tenaga kerja,” paparnya.

“Kalau yang presiden dengan wakil presiden itu ada beberapa yang pertama dan kemudian yang terakhir. Tentu semua harus dipersiapkan,” tambah Kiai Ma’ruf.

Gambar/grafis detik.com

Komisi Pemilihan Umum sendiri telah menetapkan pelaksanaan debat capres sebanyak lima putaran. Berdasarkan kesepakatan dengan tim kampanye masing-masing yang semuanya digelar di Jakarta. (net)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.