MALANG | duta.co – Tim Respek Indonesia usai menuntaskan program bedah rumah untuk guru ngaji. Sebelumnya anak-anak selalu berdesakan saat ngaji, bahkan seringkali mereka kehujanan karena atap rumah bocor. Ustadzah Zubaidah guru ngaji TPQ Darussalam Merjosari pun terharu setelah rumahnya diperbaiki.

Menurut Ahmad Muwafiq Saleh, Pimpinan Respek Indonesia program bedah rumah ini adalah wujud kepedulian terhadap guru ngaji dan dhuafa. Harapannya, mereka memiliki hunian yang layak sekaligus tempat mengaji yang nyaman. Dengan demikian, pembinaan generasi dan warga sekitar dapat optimal untuk mencintai Alquran.

“Program ini genap satu bulan pengerjaan, selesainya pas Jumat 1 April 2022 bertepatan H- 1 Romadhon. Kegiatan ini yang diinisiasi oleh Tim Respek Indonesia dan pondok pesantren Tanwir al Afkar Malang yang bersinergi dengan Yatim Mandiri, Bazis UB, TNI Polri juga ICMI,” ungkap Ahmad Muwafiq.

Sementara itu Kapten Zipur Fatur Rahman selaku Danramil Lowokwaru memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah mewujudkan program bedah rumah ini. Bersinergi dengan TNI Polri hal ini menjadi wujud kepedulian bersama di tengah masyarakat untuk saling bahu-membahu meringankan beban bersama.

Ditambahkan oleh Eko Budi setyoadi pimpinan Yatim Mandiri Malang, program bedah rumah ini mendapatkan respon yang positif dari warga. Sehingga banyak yang turut membantu. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang membantu dalam sisi finansial.

Lurah Merjosari, Abdullah pun berharapan kegiatan ini dapat terus berkesinambungan agar memberikan banyak kemanfaatan bagi masyarakat.

Ustadzah Zubaidah dan Pak Widi guru ngaji TPQ Darussalam Jalan Joyo Tambaksari Merjosari mengungkapkan perasaan haru bahagianya saat menerima kunci rumah yang menandakan selesainya bantuan program bedah rumah bagi guru ngaji ini.

Sebelumnya anak-anak selalu berdesakan saat ngaji, bahkan seringkali mereka kehujanan karena atap rumah yang bocor.

“Alhamdulillah hari ini kami bahagia karena ruang belajar anak-anak jadi luas dan nyaman sekalipun rumah kami sempit,” ungkap Zubaidah dengan berkaca-kaca.

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry