
BANGKALAN | duta.co – Ada pemandangan menarik di acara ‘Panen Padi dalam Rangka Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Merah Putih Menuju Swasembada Pangan’, Selasa (7/1/2025) yang digelar Pemkab Bangkalan di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura.
Selain sambutan Pj Bupati Bangkalan, Prof Dr H Arief M Edie, yang heroik dan penuh motivasi kelompok tani, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman — dalam waktu tanya jawab — sempat memanggil nenek tua ke atas panggung. “Ya! Yang kerudungnya ada warna merahnya,” kata Andi Amran sambal memeragakan tangannya memutar di kepala.
Si mBah yang ditunjuk malah menghadap ke belakang. “Ya itu, yang menghadap ke belakang,” tegas Mentan Amran lagi.
Tak lama, si mBah dipandu petugas (Babinsa) naik panggung. “InsyaAllah yang saya tunjuk tidak salah. Karena yang menggerakkan tangan ini adalah Allah SWT. Siapa namanya, dari mana, berapa putranya,” tanya Amran dengan Bahasa Indonesia.
Si mBah rupanya tidak paham Bahasa Indonesia. Ia hanya bisa Bahasa Madura. Babinsa dan petugas acara memandunya. Tiba-tiba Mentan Amran memanggil stafnya untuk memberikan hadiah (istimewa) satu unit hand traktor kepada Si Mbah.
“Dia bercerita hidup bersama 2 anaknya yang pekerjaannya mengarit (rumput). Saya berikan hadiah 1 unit hand traktor, bukan untuk kelompok tani, ini khusus untuk beliau. Anaknya biar mengoperasikan alat ini untuk mencukupi kebutuhannya,” demikian Amran.
Cukup? Belum, Mentan Amran juga memanggil stafnya yang membawa amplop. Ia kemudian mengambilnya (1) untuk diberikan kepada Si mBah. “Atas nama pemerintah, saya beri settong (satu) hand traktor, nanti sore harus sampai di rumah bantuan itu,” jelas Amran yang sempat membuat banyak hadirin mbrebes mili alias meneteskan air mata.

Seorang anggota PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) tak kuasa menahan air mata. Sesekali mengambil tisu untuk menyeka air matanya. Apalagi Mentan Amran juga memberi bantuan duit kepada seorang Babinsa yang tekun mengawal petani desa. “Siap! Anak masih TK,” kata seorang Babinsa usai mendapat bantuan amplop dari Mentan Amran. (mky)





































