EDUKASI : (ki-ka) AVP Sharia Operations Prudential Indonesia, Bondan Margono dan Anggota Dewan Pengawas Syariah Prudential Indonesia, Ahmad Nuryadi Asmawi saat edukasi Program Wakaf dari PRUsyariah di Surabaya. (duta.co/dok)

SURABAYA | duta.co – Potensi besar dari Uma Islam di Indonesia,  PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Program Wakaf dari PRUsyariah yang menawarkan pilihan bagi nasabah dan calon nasabah dalam menyalurkan wakaf. PRUsyariah optimistis bisa ikut memacu kinerja produk asuransi PRUsyariah menjadi semakin moncer karena besarnya keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibadah wakaf.

Menurut Badan Wakaf Indonesia, luas tanah yang diwakafkan mencapai 2.700 kilometer persegi. Sementara potensi wakaf uang mencapai Rp 180 triliun per tahun. Jumlah tersebut bisa terus meningkat seiring tingginya kesadaran Umat Islam untuk kegiatan social. Program Wakaf dari PRUsyariah ini akan turut menggali potensi wakaf di Indonesia yang besar.

Seperti dikatakan AVP Sharia Operations Prudential Indonesia, Bondan Margono saat ini, penetrasi pasar asuransi syariah masih sangat kecil. Kontribusinya terhadap kinerja asuransi Prudential hanya mencapai 6 persen dari total nasabah asuransi jiwa. Padahal potensinya cukup besar di Indonesia sebagai Negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

“Indonesia menduduki posisi teratas sebagai masyarakat paling dermawan di dunia. Indonesia memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia. Wakaf asuransi memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi, serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini. Kami memberikan alternatif wakaf yang cukup menarik bagi mereka. Manfaat dan keutamaan wakaf juga harus terus disosialisasikan sehingga masyarakat bisa menyalurkan dermanya dengan lebih tepat guna,” ujar Bondan.

Bondan Margono menambahkan program Wakaf dari PRUsyariah wujud dari komitmen Prudential yang baru yaitu, “We Do Good” atau “Kami Mewujudkan Kebajikan”. “Program ini memberikan solusi terhadap kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu mereka mewujudkan kebaikan secara berkelanjutan. Program ini melengkapi serangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensif dari Prudential,” katanya.

Program ini sesuai dengan Fatwa MUI No.106/DSN-MUI/X/2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah, yang membolehkan masyarakat berwakaf dalam bentuk asuransi. Wakaf adalah bentuk kedermawanan dalam Islam yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sehingga menjanjikan pahala yang tidak terputus.

Ada tiga pilihan yang ditawarkan oleh program wakaf dari PRU syariah, yaitu wakaf santunan asuransi meninggal dunia, wakaf nilai tunai dan wakaf santunan asuransi meninggal dunia dan nilai tunai. Dan dalam penyalurannya, Prudential menggandeng Dompet Dhuafa.

“Ada tiga alokasi yang menjadi prioritas, untuk kesehatan dengan mendirikan rumah sakit, pendidikan dengan mendirikan sekolah dan untuk pemberdayaan ekonomi dengan mengelolah perkebunan,” terangnya.

Anggota Dewan Pengawas Syariah Prudential Indonesia, Ahmad Nuryadi Asmawi mengatakan, wakaf umumnya digunakan membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit. Selama fasilitas tersebut dimanfaatkan, pahala wakaf tidak terputus. Kini, wakaf juga dapat berupa uang (cash waqaf), seperti melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syariah.

“Pengelolaan dana wakaf secara profesional sangat penting untuk memastikan nilai harta wakaf tetap terjaga dan hasil usaha wakaf terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, Prudential lndonesia bermitra dengan tiga lembaga wakaf atau nazhir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah dapat memilih nazhir di antara ketiga lembaga tersebut,” jelas Ahmad.

Program ini mendukung nasabah yang sedang mencari solusi modern dan cerdas untuk menunaikan wakaf, sekaligus memastikan dirinya dan keluarganya memperoleh proteksi dan perencanaan investasi yang tepat. Program wakaf kami fokus kepada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya.

“Sejalan dengan slogan Selalu Berbagi, Selamanya Berarti, yang mengajak kita untuk terus berderma demi manfaat yang abadi, program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk turut mengatasi tantangan sosial ekonomi Indonesia saat ini,” tambah Bondan.

Bagi nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, mereka dapat mewakafkan hingga 95 persen dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. Sedangkan nasabah baru dapat mewakancan hingga 45 persen dari manfaat asuransinya.

Prudential Indonesia telah memberikan pelatihan tentang wakaf ke lebih dari 9.000 tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 sampai 28 Januari 2019. Kegiatan ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak. (imm)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.