Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, Khusnul Yaqin.

LAMONGAN | duta.co – Saat ini biaya operasional untuk pemulasaran jenazah Covid-19 di Lamongan, pihak pemerintah desa sudah bisa menganggarkan biaya tersebut melalui Dana Desa (DD).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kabupaten Lamongan, Khusnul Yaqin mengungkapkan, DD bisa digunakan untuk membantu biaya pemulasaran jenazah warga yang meninggal akibat Covid-19.

“Biaya pemulasaran jenazah bisa dianggarkan melalui DD. Pihak desa dalam hal ini kades tidak perlu ragu untuk mengalokasikan DD untuk pemulasaran jenazah warganya,” ujar Khusnul Yaqin, Rabu (04/08).

Khusnul menambahkan, berkaitan dengan pengadaan pembangunan infrastruktur desa. Pemerintah desa saat ini hendaknya menunggu sampai situasi seperti sekarang ini membaik.

“Bukan tidak boleh membangun, bagi yang sudah terlanjur dilaksanakan juga tidak apa-apa. Namun yang belum melaksanakan sekiranya untuk ditunda terlebih dahulu,” ucap Khusnul.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur, dan alokasinya sementara dialihkan untuk penanggulangan Covid-19. Bentuknya bisa untuk biaya tracing, testing, penyediaan tempat isolasi, bahkan sampai bantuan sosial.

“Selain itu juga bisa untuk biaya operasional Satgas Covid-19 di tingkat Desa. DD juga bisa digunakan untuk membantu biaya seperti peti jenazah,” ungkap Khusnul.

Dia menjelaskan, meskipun di desa biasanya ada dana gotong royong dari masyarakat untuk kematian, yang biasanya dikenal dengan dana sinoman, namun DD juga bisa ditambahkan dalam dana tersebut.

“Semisal untuk biaya pemulasaran dananya habis Rp 4 juta, namun dana kematian hanya ada Rp 1 juta. Maka DD bisa mengcover kekurangan sebesar Rp 3 juta itu,” tandasnya.

Khusnul menuturkan, sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Desa Nomor 15 Tahun 2020 yang menyebutkan bahwa DD selain digunakan untuk BLT Covid-19, juga bisa digunakan untuk penanggulangan dampak dari Covid-19.

“Pemerintah Desa bisa menggunakan DD untuk penanganan Covid-19, minimal 8 persen, maksimalnya juga tidak terbatas,” tutur Khusnul. (ard)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry