Bersimbah darah lokasi kejadian di Dusun Beji Desa Cengkok Kecamatan Tarokan (istimewa)

KEDIRI | duta.co — Kasus pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Kediri. Kali ini terjadi di Dusun. Beji RT. 02 RW. 07 Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri pada Senin (11/6) sekira pukul 19.30 wib, menimpa Sutrisno, anggota TNI yang berdinas di Tuban.

Atas kejadian ini, karena berusaha melawan mengakibatkan Anindya (14) saat itu berada di rumah sendirian, mengalami luka sayatan pada kepala bagian belakang, dada dan kedua tangannya.

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara saat ibu korban sedang melaksanaan salat tarawih berjamaah di mushola kemudian bapaknya sedang bekerja, tiba–tiba lampu rumahnya padam. Saat korban keluar rumah, kemudian langsung disabet dengan senjata tajam mengakibatkan siswi SMPN 1 Grogol ini langsung roboh bersimbah darah di teras rumah.

Pelaku pun kemudian dengan sadis menyeret tubuh korban ke dalam rumah, diminta untuk menunjukkan lokasi orang tuanya menyimpan uang dan perhiasan. “Pelaku kemudian mengacak–ngacak lemari berada di kamar orang tuanya. Namun tidak ditemukan, hanya mengambil satu handphone milik ibunya,” terang Ridwan Sahara.

Rupanya pelaku makin beringas karena tidak menemukan harta berharga, korban pun kembali dihujani sayatan hingga mengakibatkan pelaku mengalami sejumlah luka parah. “Korban sempat mengenali ciri –ciri pelaku bertubuh kecil dan kurus, kemudian dia minta agar dirinya tidak diperkosa pelaku,” jelas Kasat Reskrim.

Berdasarkan hasil Olah TKP, polisi mengamankan satu buah clurit yang lepas dari gagangnya, kemudian satu buah karung kain warna putih diduga milik pelaku. “Hasil Olah TKP, modus pelaku diawali dengan mematikan meteran listrik untuk memastikan penghuni rumah,” terangnya. Atas kejadian ini, jajaran Polres Kediri Kota dibantu Polsek Tarokan langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum sadarkan diri dan mendapatkan perawatan intensif di RS Muhamadiyyah Ahmad Dahlan Kota Kediri. “Dia mengalami luka parah di kepala bagian belakang dan darah terus bercucuran. Masih mendapat perawatan medis dan kami belum bisa mendapatkan keterangan yang detail dari korban karena kondisi lukanya,” jelasnya.

“Kami juga menghimbau kepada para pemilik rumah, untuk berhati-hati menjaga harta berharga dan selalu menjaga kewaspadaan. Bila menemukan kecurigaan atas kehadiran orang tidak dikenal atau meminta bantuan pengamanan, bisa menghubungi kantor polisi terdekat,” jelas Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.