Para pembicara Semarak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang digelar virtual, Sabtu (26/2/2022). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur memberikan mandat pada beberapa halal center untuk pendampingan dan pengurusan sertifikasi halal UMKM.

Mandat tersebut diserabkan secara virtual oleh Kepala Perwakilan BI Jatim, Budi Hanoto kepada salah satu halal center yakni Halal Center Bahrul Maghfiroh. Mandat itu diterima langsung Founder Sistem Penjamin Mutu Halal Internal (SPMHI) Halal Center Bahrul Maghfiroh, Prof Dr Ir Mohammad Bisri, di ajang SemarakGerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)Gernas BBI secara virtual dengan tema “Optimis Jatim Bangkit 2022”, Sabtu (26/2/2022).

Dengan diserahkannya mandat tersebut, Halal Center Bahrul Maghfiroh akan melakukan pendampingan sertifikasi halal kepada 250 UMKM di mana 100 UMKM di antaranya dari kalangan pesantren.

Sertifikasi halal pelaku UMKM di Jawa Timur memang menjadi fokus Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dalam kesempatan itu pula, Khofifah menyampaikan pada 2022 ini ditarggetkan ada 1,5 juta produk UMKM Jawa Timur mendapat sertifikat halal.

“Karena itu, program pendampingan sertifikasi halal dan perluasan Rumah Kurasi yang saat ini dicanangkan Bank Indonesia sangat diperlukan untuk mencapai target tersebut,” ujarnya.

Karena itu, BI mencoba untuk merealisasikannya. Namun tidak hanya sertifikasi halal, BI Jatim juga mencoba untuk mewujudkan produk UMKM terkurasi. Karenanya, BI bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim untuk melakukan perluasan Rumah Kurasi.

Target Rumah Kurasi tersebut mencapai 1.000 produk UMKM terkurasi agar memiliki standar mutu dan kelayakan yang baik sehingga kedepan produk-produk tersebut mampu dipasarkan secara nasional dan mampu bersaing secara global.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan Kadin Jatim terus memberikan pelatihan uji kompetensi pendamping UMKM kurator produk UMKM. “Tahun ini Kadin melalui Surabaya Export Center memiliki target ekspor mencapai 100 juta USD di mana target tersebut akan diupayakan untuk dipenuhi dari produk UMKM yang telah dikurasi melalui Rumah Kurasi,” jelasnya.

Semarak Gernas BBI kali ini juga menghadirkan Financial Trainer kelas nasional yaitu Adrian Maulana dan Ligwina Hananto untuk mengedukasi lebih dari 500 partisipan acara yang mayoritas anak muda tentang smart financial planning for millennial.

Melalui webinar ini, para milenial diharapkan dapat mengubah mindset, sikap dan perilaku sehingga mampu membuat keputusan secara mandiri dalam mengelola keuangan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penampilan Komika yang sedang naik daun, Kiki Saputri.

Seluruh rangkaian kegiatan Semarak Gernas BBI tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi kegiatan pengembangan UMKM yang berkelanjutan demi mendorong pemulihan ekonomi nasional serta memberikan dampak multiplier effect terhadap kinerja UMKM yang pada akhirnya akan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, seimbang, inklusif, dan berkelanjutan. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry