
SURABAYA l duta.co — Anggota DPR RI sekaligus Kapoksi Komisi VII Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan kunjungan kerja untuk meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Miftahul Ulum yang berlokasi di Jalan Nambangan No. 50, Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Kota Surabaya.
Dalam peninjauan tersebut, BHS mengapresiasi operasional SPPG yang baru berjalan selama tiga bulan tersebut karena dinilai telah memenuhi standar ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN). BHS mencermati langsung kebersihan dapur hingga penggunaan bahan baku berkualitas tinggi untuk porsi makanan yang disajikan.
“Saya melihat persiapan dan bahan-bahan yang dipakai sudah sangat baik. Minyak gorengnya menggunakan minyak premium seperti Lovina, kecapnya Bango, hingga air mineral berkualitas seperti Le Minerale. Area dapur juga bersih, bebas dari kecoak dan lalat. Ini artinya sudah sesuai dengan standarisasi BGN,” ujar BHS saat berada di lokasi.
BHS menambahkan, variasi makanan yang disajikan SPPG Miftahul Ulum terbilang kreatif sehingga mencegah para siswa dari rasa bosan. Selama tiga bulan beroperasi, tercatat sudah ada 59 variasi menu yang disajikan untuk para penerima manfaat.
Selain memastikan kualitas gizi anak sekolah, BHS menyoroti dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dari sudut pandang sosial dan ekonomi. Menurutnya, kehadiran SPPG tidak hanya menyerap sekitar 50 tenaga kerja lokal, tetapi juga membantu perekonomian keluarga siswa.
“Dengan adanya program ini, uang saku siswa yang biasanya Rp5.000 hingga Rp15.000 bisa ditabung. Dalam setahun mereka bisa menghemat Rp2 juta sampai Rp3 juta, nilainya setara dengan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP),” jelasnya.
Dari sisi sosial, BHS menilai MBG mampu menghapus sekat kesenjangan sosial di sekolah dan mencegah tindakan perundungan (bullying) antarsiswa.”Program ini menghapuskan perbedaan antara si kaya dan si miskin. Dulu, siswa dengan uang saku kecil sering merasa malu atau bahkan dirundung oleh teman yang membawa bekal lebih mewah. Sekarang semua makan makanan bergizi yang sama, timbul rasa kebersamaan,” tegas BHS Jumat,(25/9/2026).
Sementara itu, Mitra SPPG Miftahul Ulum, Mukorrobin, menjelaskan bahwa operasional pelayanan telah berjalan lancar sejak diluncurkan pada 17 Juni lalu. Saat ini, SPPG Miftahul Ulum melayani ribuan porsi makanan per hari, termasuk menyalurkan ke 533 penerima manfaat di kategori 3B.
Untuk menjaga kepuasan penerima manfaat, pihak pengelola menyiasati susunan menu harian dengan menghadirkan hidangan istimewa di akhir pekan.”Dalam seminggu ada regulasi menu wajib seperti telur sebanyak tiga kali. Namun setiap hari Jumat, kami menyajikan menu premium pilihan yang banyak diminati siswa, seperti chicken katsu hingga siomay,” pungkas Mukorrobin.(gal)


































