Bambang Haryo Soekartono (BHS) kawal program Presiden Prabowo dengan meninjau dan beri bantuan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya.

SURABAYA l duta.co – Anggota DPR RI sekaligus Kapoksi Komisi VII Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan kunjungan kerja untuk meninjau keberlangsungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak.

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan realisasi program strategis di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan optimal di tingkat daerah.

Sekolah berasrama (boarding school) yang saat ini menampung 270 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA tersebut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui seleksi Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam peninjauannya, BHS menegaskan bahwa pendirian Sekolah Rakyat ini merupakan langkah konkret dari komitmen politik Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan sektor sumber daya manusia (SDM) sebagai aset terbesar negara.
“Ini adalah salah satu gebrakan pemerintah untuk menjadikan generasi muda kita sebagai aset terbesar bangsa. Kebijakan ini betul-betul direalisasikan oleh Pak Prabowo sebagai Presiden kita yang menginisiasi sekolah rakyat,” ujar BHS di hadapan awak media.

Lebih lanjut, legislator Gerindra ini menjelaskan bahwa saat ini program tersebut telah terealisasi di 193 titik di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan akan terus diperluas hingga mencapai lebih dari 5.000 titik Sekolah Rakyat guna menjamin pemerataan akses pendidikan gratis bagi masyarakat tidak mampu.

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Bambang Haryo Soekartono BHS saat berdialog dengan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya

Di sela-sela peninjauan fasilitas, BHS melakukan dialog langsung dengan para siswa untuk menyerap aspirasi terkait efektivitas pemenuhan fasilitas dari pemerintah, mulai dari asrama, konsumsi tiga kali sehari, pakaian seragam, hingga pemenuhan uang saku dan uang transportasi sebesar Rp150.000 untuk kepulangan siswa.

Menanggapi kebutuhan penunjang yang belum tercover anggaran negara, BHS secara spontan mengucurkan bantuan materiil menggunakan dana pribadi untuk mendorong kualitas operasional sekolah. Bantuan yang diserahkan meliputi:Uang tunai Rp5.000.000 dan seragam baru untuk tim Paskibra.Fasilitas elektronik dan mobilitas berupa Televisi (TV) dan sepeda listrik.Alat penunjang olahraga berupa gawang futsal, net dan raket badminton, bola voli, serta bola futsal.Fasilitas asrama berupa alat cukur dan pembangunan area bermain (playground).

BHS juga memberikan stimulus berupa uang tunai ratusan ribu rupiah sebagai bentuk apresiasi  terhadap siswa berprestasi, di antaranya Airin Desi Olivia (  Ranking 1 ), Zahra Talia Saffana (Ranking 2), Masyi’ah Nur Awliya (Ranking 3), serta Mohammad Saifullah di kategori putra.

Merespons kunjungan tersebut, Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Prapti Wardhani, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Fraksi Partai Gerindra DPR RI.
“Kami berterima kasih atas kedatangan Bapak Bambang dari Komisi VII DPR RI. Kunjungan ini penting untuk memastikan sarana sekolah sudah terkondisikan dengan baik sekaligus memberikan motivasi politik yang kuat bagi anak didik kami untuk menyongsong Indonesia Emas,” kata Prapti Jumat,(25/9/2026).

BHS optimistis pengawalan ketat terhadap program Sekolah Rakyat ini akan menjadi pilar utama dalam menyambut bonus demografi 2036 dan mewujudkan target Generasi Emas 2045 yang dicanangkan pemerintah.(gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry