Ernest Prakasa. DUTA/dok

SURABAYA | duta.co – Besok, Kamis (7/3) akan ada aktor, sutradara dan penulis skenario juga komedian, Ernest Prakasa akan hadir di Surabaya.

Dia tampil dalam acara Unusa EnPLus (Entrepreneur Plus) Festival di DBL Arena Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Ernest dihadirkan bukan tanpa alasan. Selain dari pooling meminta bintang film Cek Toko Sebelah ini, juga karena prestasi Ernest sebagai seorang millennial entrepreneur cukup cemerlang.

“Tidak salah kami pilih Esrnest. Prestasinya memang patut dicontoh para anak muda khususnya mahasiswa di manapun. Semoga ini bisa menginspirasi,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Yusak Anshori Rabu (6/3).

Unusa sebagai kampus yang Rahmatan Lil Alamin diakui Yusak memilih Ernest dengan berbagai macam pertimbangan.

“Prinsip Gus Dur adalah keberagaman. Kalau ada sesuatu di diri Ernest yang bagus tentunya wajib kita contoh. Kalau Ernest bisa maka semua anak Indonesia juga bisa termasuk mahasiswa Unusa juga bisa,” tukas Yusak.

Di ajang ini, Ernest akan membeberkan bagaimana rahasia dia bisa menjadi seperti sekarang ini. “Karena Ernest ini banyak prestasinya, banyak hal yang perlu dicontoh,” tukasnya.

Unusa EnPLus Festival yang dihadiri ratusan mahasiswa dari beberapa kampus di Surabaya ini sebagai ajang untuk membekali kemampuan mahasiswanya di segala bidang, utamanya bidang kewirausahaan.

Inilah yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dengan menggelar Entrepreneur Plus (Enplus) Festival atau Enplus Festival 2019.

Ratusan mahasiswa dengan berbagai booth produk nampak antusias mengikuti kegiatan yang di gelar di DBL Arena Surabaya, Kamis (7/3).

Menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan mahasiswa akan mendorong tumbuhnya perekonomian Indonesia terutama di sektor industri kreatif.

Terbatasnya lapangan pekerjaan membuat kita harus bisa mempunyai jiwa untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Terbatasnya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lulusan mahasiswa, sehingga banyak mahasiswa yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan yang ada.

“Jika sudah seperti itu, mahasiswa jangan sampai bergantung pada situasi yang ada saat ini. Selain menguasai teori di bangku kuliah, diharapkan mahasiswa juga bisa memiliki jiwa menciptakan sendiri lapangan pekerjaan. Itulah salah satu alasan terciptanya Enplus Festival,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diperluas cakupannya setiap tahun agar menjadi lebih besar sehingga memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

“Saya juga berterima kasih pada kampus yang telah berpartisipasi dan bersinergi mewujudkan kegiatan ini. Ke depannya, kami ingin mengajak lebih banyak lagi mahasiswa baik yang di Surabaya maupun di Jawa Timur untuk ambil bagian. Pemilihan tema Dream Big and Make Impact dilakukan agar generasi muda memiliki impian yang besar dan mempunyai imbas yang besar di masyarakat. Salah satunya melalui bidang kewirausahaan,” ungkapnya.

Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie (tengah) bersama Dekan FEB Yusak Anshori. DUTA/endang

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng mengungkapkan, gema kewirausahaan di Indonesia sudah merambah ke semua lini pendidikan. Hampir seluruh jenjang pendidikan di Indonesia telah mengaplikasikan kurikulum kewirausahaan untuk siswa-siswinya.

Pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang sangat vital atau penting dalam suatu negara. Pertarungan antara kesediaan tenaga kerja merupakan salah satu faktor pentingnya pertumbuhan ekonomi.

Ada jutaan tiap tahun wisudawan baru dan lulusan SMK yang berniat untuk kerja sementara kebutuhan tenaga kerja itu tidak klop.

“Ditambah lagi ada yang senang menggunakan tenaga kerja asing. Menyadari itu Unusa dalam visinya merumuskan secara eksplisit menyiapkan SDM yang berjiwa entrepreneur berjati diri Islami,” terang Prof Jazidie.

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut untuk pintar dalam ilmu pengetahuan atau pun peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan global, namun juga diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan pintar dalam memanfaatkan keadaan, serta jiwa kewirausahaan. end/ril

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.