SURABAYA | duta.co – Penyanyi Tompi dan Bertha memuji gelaran Jazz Traffic Festival (JTF). Ini adalah ikon Kota Surabaya yang harus dijaga dan dikembangkan.

Karena kata Bertha sebuah bangsa itu dihargai dari budayanya termasuk budaya bermusik yang harus terus ditumbuhkan.

“Event sebesar dan sekeren ini, pemerintahnya kemana ya? Jakarta Punya Java Jazz itu disupport penuh lo sama orang-orang yang berpengaruh sehingga kehadirannya bisa terus ada,” katanya sebelum tampil di JTF Grand City Surabaya hari pertama, Sabtu (14/9/2024) malam.

Bentuk dukungan pemerintah itu kata Berta dalam banyak hal. Dana penting, penyediaan fasilitas juga penting, bahkan kemudahan perizinan untuk menggelar acara.

“Menyediakan tempat untuk nge-jam, karena di Surabaya ini nggak adantempat nge-jam, sayang banget. Setelah era Budi Chen banyak talent dari Jakarta yang lari ke Jakarta hanya gara-gara di sini tidak ada tempat,” jelas Bertha yang rela meninggalkan murid-muridnya di Bandung demi tampil di Jazz Traffic Festival.

Tompi menambahkan JTF sudah menjadi ajang kumpul-kumlul Ara pecinta jazz dan pecinta musik pada umumnya.

Tompi, Bertha dan musisi jazz asal Surabaya sebelum manggung di Jazz Traffic Festival 2024 di Grand City Convex, Sabtu (14/9/2024) malam. DUTA/ist

“Saat ini, jazz sudah bisa diterima di semua kalangan. Anak muda juga sudah mulai banyak yang menyukai jazz. Tinggal dukungan pemerintah dan semua pihak agar semacam ini bisa terus digelar. Surabaya butuh hiburan seperti ini,” tandasnya.

Tompi sendiri tampil di Stage Freeport Indonesia, membawakan beberapa lagu. Setiap lagu yang dibawakan selalu mendapat sambutan meriah para audiens.

Sebelumnya, ribuan penonton yang memadati area konser duduk manis. Tapi, begitu mengetahui kehadiran Tompi, para penonton langsung berdiri dan memadati area Stage Freeport Indonesia.

Lagu-lagu yang dibawakan Tompi di JTF 2024 antara lain Burung Kakak Tua, Nurlela, Sedari Dulu, T.P.S.H, Selalu Denganmu, Menghujam Jantung, dan Sipatokan.

Alunan musik serta lirik lagu karya Tompi yang unik membuat ribuan penonton betah berdiri menikmati lagu demi lagu.

Di tengah penampilannya, pemilik nama asli Teuku Adifitrian mengajak penonton menyanyi bersama. Pada momen itu, musik pengiring terdengar lebih pelan, dan Tompi diam memberi kesempatan pada ribuan Jazz Lovers sama-sama menyanyi.

Suasana terasa lebih meriah, ketika bunyi musik kembali mengeras dan Tompi kembali bernyanyi bersama penonton.

Tompi berhasil membuat malam di Grand City Surabaya dalam Jazz Traffic Festival semakin mesra. Senyuman dan raut muka penonton terlihat sangat menikmati setiap momen.

Sebelumnya, Tompi pernah tampil dalam gelaran Jazz Traffic Festival. Tahun ini, merupakan kali kedelapan dia tampil memeriahkan JTF.

Di JTF kali ini, selain kolaborasi dengan Bertha, Tompi juga berkolaborasi dengan penyanyi jazz masa depan asal Surabaya, Gwen. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry