Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar MT saat membuka PPKMB 2020 secara daring.

MALANG | duta.co – Institut Teknologi Malang (ITN) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara daring. Diikuti 623 mahasiswa baru (maba) yang diajak untuk mengenal budaya perbedaan guna menguatkan jiwa nasionalisme mereka.

Menurut Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar MT, pihaknya mentoleransi semua kendala dalam proses mengawali perkuliahan ini. Termasuk PKKMB yang terkendala pandemi, disiasati kampus teknologi ini dengan menggelar secara daring. Dengan tema dari ITN untuk negri, diharapkan maba belajar menerima perbedaan, mengedepankan toleransi, hingga menjadikan cinta tanah air yang utama.

“ITN ingin menjadi kampus model yang menerima perbedaan. Hingga jika suatu saat mereka mendarat dalam bidang profesi tertentu, lulusan kami sudah terbiasa menerima perbedaan,” ungkap Kustamar, Senin (14/09/2020) di ruang rapat Rektorat kampus 1 ITN Malang.

Sebagai kampus berbasis teknologi, semua yang bertautan dengan teknologi sudah diantisipasi. Terutama dalam pelaksanaan PPKMB kali ini, jika terdapat kendala sambungan jaringan internet, rekaman materinya dapat dikirimkan.

Seperti PPKM yang telah dimulai hari pertama ini, sekitar 557 maba telah online mengikuti Zoom Meeting. Program pengenalan kampus ini ditayangkan di chanel You Tube, dimana pada hari ke tiga, akan live Zoom Meeting juga dengan materi perkenalan dosen tiap Prodinya.

Orang nomer saru di kampus ITN ini juga menyampaikan, bahwa materi PPKMB secara keseluruhan tentang mengenal kampus. Mulai dari sistem perkuliahan, juga kemandirian dalam menyelesaikan masalah. Termasuk beradaptasi dengan Kota Malang yang untuk itu akan dihadirkan Walikota Malang untuk memberikan pemahaman.

“Semuanya kami kemas secara utuh dan komprehensif. ITN Malang menginginkan mencetak lulusan yang utuh, soft-skill maupun hard-skill-nya,” tandas Kustamar.

Guna mengenalkan dan menjadikan toleransi sebagai habit, kampus ini setiap Kamis mewajibkan sivitas akademikanya berpakaian daerah masing-masing. Rektor ITN berharap, dengan hal tersebut saling mengenal antara satu dengan yang lain. Dengan mengenal akan timbul keeratan, yang kemudian akan saling menyayangi, hingga tidak mudah terpecah belah antar warga bangsa. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry