JAKARTA | duta.co – JATMI jam’iyah Thoriqoh al-Mu’tabaroh ( JATMI) Kamis (3/2/22) sampai Jumat, mengadakan Rapimnas dengan tema deradikalisasi dan penguatan amaliah thoriqoh dalam menghadapi pandemi dan ancaman krisis ekonomi.

Amalia thoriqoh memberikan perhatian aspek sepritual sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT menggapai ridhaNya. Dan dalam waktu yang sama memberikan kekuatan dimensi spiritual untuk menciptakan suasana kebatinan masyarakat yang lebih tenang, harmoni dan toleran. Hal ini menjadi bekal bagi masyarakat menghadapi pandemi dan radikalisme.

Rapimnas yang terselenggar di JIC ( Jakarta islamic center) dari tanggal 3-4 itu pembuakaannya  oleh Menkopolhukam Prof Mahfud MD.

Selain itu, Kemenag serta Gubernur DKI, serta Gus Nuril juga akan hadir menjadi pembicara.

Menurut sekjen JATMI Kiai Miftahul Falah Rapimnas juga mengagendakan membentuk kepanitiaan untuk muktamar JATMI tahun 2023 nanti.

Dalam RAPIMNAS juga akan memantapkan program JATMI yaitu Thoriqoh masuk kampus sebagai ikhtiar menghadapi dan meredam tumbuh suburnya paham radikalisme mahasiswa.

Rapimnas ini diikuti oleh jajaran DPP JATMI serta DPW seluruh Indonesia dan mengingat masih dalam suasana pandemi dilakukan dengan dua cara online dan offline. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry