PKH : Supingi bersama Ern Wijayanti menggagas usaha Griya Tahu merk Wijaya Kembar (Ahmad Mafruchi/duta.co)  

KEDIRI|duta.co – Tujuan digelarnya Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memberikan akses pelayanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial dengan target mengurangi angka kemiskinan.

Perlahan namun pasti, di Kota Kediri mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data dikeluarkan Dinas Sosial Pemerintah Kota Kediri, keluarga pra sejahtera penerima bantuan ini telah mandiri dan menolak program bantuan uang tunai.

Griya oleh-oleh khas Kediri yang sejak tahun 2016 telah memproduksi stik tahu bermerk dagang Wijaya Kembar, berada Jl. Tinalan Gg. IV Timur RT. 02 RW. 02 No. 1 Kota Kediri, salah satu buktinya. Usaha warisan keluarga, awalnya hanya berjualan tahu di pasar, kini kembali dirintis pasangan Supingi dan Erni Wijayanti.

“Dalam sehari kami bisa laku hingga 50 bungkus, satu bungkus kami jual dengan harga 10 ribu. Kami juga jualan lewat media online. Alhamdullilah, kami sekarang sudah mengundurkan diri dari pogram PKH,” jelas Supingi saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (2/10).

Supingi pun bercerita sejak tahun 2011 mulai jualan keliling kemudian dititipkan di sejumlah warung. Jerih payah selama 4 tahun kini menjadikan mereka memiliki bangunan toko didirikan di depan rumah.

“Usaha ini kita merintis dari awal mulai nol. Kita memulai usaha sekitar tahun 2001. Dari warung ke warung jualan eceran kemasan kecil hingga tahun 2016,” terang Supingi.

Kini bukan hanya stik tahu, namun sejumlah makanan olahan yang berbahan tahu juga dibuat mereka. “Kita kemudian mengembangkan keripik tahu, karena Kediri merupakan kota tahu. jadi kita berpikir bagaimana melakukan terobosan bahwa tahu bisa untuk oleh-oleh,” ungkapnya.

Seiring dengan membaiknya ekonomi dan mampu merekrut sejumlah tenaga kerja, keluarga ini dengan nomor peserta : 357103001200047 atas nama Erni Wijayanti, kemudian menyatakan mundur dari program PKH.

“Tahun ini kita mengundurkan diri dari program PKH, karena mungkin ada beberapa keluarga yang lebih membutuhkan daripada kita,” terangnya. (rci/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry