Gojek terus memberikan rasa aman bagi mitra dan konsumennya. DUTA/istimewa

JAKARTA | duta.co – Memberikan rasa nyaman dan aman kepada penumpang menjadi tanggung jawab PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek).

Karenanya, Gojek kini mencoba menjadi pelopor keselamatan berkendara (safety riding) bagi perusahaan transportasi berbasis online

Karena itu, program safety riding ini, Gojek tidak main-main. Perusahaan milik Nadim Makarim itu bekerjasama dengan Rifat Drive Labs (RDL) untuk para mitra pengendaranya.

Ini merupakan bentuk kerja sama antara Gojek dengan Rifat Drive Labs yang bertujuan memberikan pelatihan safety riding kepada driver Gojek.

Dari pelatihan yang dilakukan driver Gojek akan bisa memiliki pengetahuan seputar keamanan serta kenyamanan untuk pelanggan saat melakukan perjalanan.

Karena, rasa aman diberikan mulai dari sebelum melakukan perjalanan seperti pengecekan kelayakan kendaraan oleh mitra yang dilatih Rifat Drive Labs.

Dan selama perjalanan penggguna juga akan merasa nyaman dengan adanya fitur membagikan perjalanan, tombol darurat dan call center yang siap sedia selama 24 jam tujuh hari seminggu.

Digandengnya RDL karena perusahaan milik pembalap Rifat Sungkar itu sudah berdiri sejak 2014 dan memiliki reputasi tinggi untuk melatih keamanan berkendara.

Salah satu program Gojek dengan RDL berupa konsultan Safety Riding atau keselamatan berkendara. RDL sudah memperoleh izin untuk penyelenggaraan jasa di bidang pelatihan defense driving (mengemudi aman) dan eco driving.

Sebelumnya, aplikator tersebut juga menerapkan sistem rekrutmen yang selektif. Di mana seleksi dilakukan bagi calon mitra yang benar-benar layak mengendarai sepeda motor. Misalnya, pembuatan SIM dan STNK dan lain-lain.

“Dari awal rekrutmen sebenarnya sudah mengedepankan ketertiban. Jadi, kalau SIM mati atau STNK mati, ya kita tidak boleh menjadi mitra,” kata mitra Gojek, Muhammad Rahman yang menjadi salah satu mitra yang mendapat pelatihan di RDL.

Langkah yang dilakukan Gojek ini mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R.P. Argo Yuwono.

Dikatakan Argo, perusahaan transportasi manapun dituntut harus mengedepankan memberi rasa aman dan nyaman dalam berkendara.

“Pengemudi (mitra driver) merupakan kewenangan dari aplikator. Itu merupakan wewenang dari aplikatornya,” kata Argo Yuwono dalam rilisnya kepada Duta, Kamis (11/7).

Dia berharap setiap aplikasi ojek online dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas. “Kita berharap semua baik. Tidak ada kejadian (kecelakaan),” tuturnya.

Pelatihan keamanan dan keselamatan dalam berkendara juga memberikan dampak positif kepada driver. Selain menambah wawasan mereka dan rasa sadar dalam berkendara, hal ini juga menambah keakraban dengan driver lain dan juga aplikator.

BaruSelain itu, Gojek juga menerapkan fitur keamanan menyeluruh. Fitur ini salah satu keunggulan Gojek dibandingkan perusahaan transportasi lain yang mendapatkan banyak apresiasi. Fitur tersebut berfungsi untuk mempercepat penanganan darurat.

Fitur ini merupakan bagian dari layanan keamanan gojek  yang sifatnya menyeluruh yaitu memastikan rasa aman penumpang dan pengemudi melalui pencegahan, perlindungan dan penanganan.

Fitur itu bisa digunakan jika ada kejadian yang tidak terduga. Misalnya ada kejadian kecelakaan lalu lintas. Driver ataupun customer bisa memencet fitur tersebut di aplikasi. Tim Siaga Darurat dari Gojek akan cepat merespon dan langsung turun ke lapangan.

Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin mengatakan, aplikator memang memiliki tanggung jawab terkait keamanan dan keselamatan. Namun hal ini bukan hanya untuk salah satu aplikator. Tetapi, di semua perusahaan transportasi.

“Pastinya kita mengapresiasi kalau ada fitur semacam itu. Memang sih pada dasarnya urusan masalah keselamatan ini bukan hanya urusan salah satu aplikator saja. Tetapi memang seharusnya menjadi tugas bersama dari penyedia jasa aplikasi, mitra driver, pengguna, dan pembuat kebijakan,” katanya.

Dia juga meminta kepada pihak aplikator yang sudah menyediakan fitur tersebut juga turut memberikan edukasi. Baik kepada mitra driver ataupun kepada penggunanya. Dia mengatakan, seharusnya seluruh moda transportasi mengikuti hal tersebut.

“Jadi fitur keamanan GOJEK memang menjadi salah satu keunggulan yang seharusnya diikuti semua moda transportasi. Ini penting bagi kita semua. Karena ini masalah vital dimana nyawa yang jadi urusannya,” tandasnya. end/ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry