Dandim 0809 Kediri, Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno memberikan bingkisan kepada petugas gabungan Operasi Ketupat (Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co — Mengantisipasi maraknya kasus kriminalitas menjelang Hari Raya Idul Fitri, jajaran TNI dan Polri terus melakukan koordinasi dengan melakukan patroli bersama mengunjungi sejumlah tempat. Diantaranya Pos Ketupat hingga mengunjung pos kamling di sejumlah lingkungan.

Diawali dari Halaman Mapolres Kediri Kota, Selasa (12/6), Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi dan Dandim 0809, Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno berangkat dengan mengendarai motor masing – masing. Sasaran pertama menuju Pos Ketupat berada di Mrican. Selain memastikan kesiapan anggota gabungan, kedua pejabat ini menyampaikan bingkisan kepada petugas yang berjaga.

Usai dari Pos Mrican, kemudian Pos Ahmad Yani, Pos Bence, Pos Jl. Dhoho dan berakhir di Pos Alun – Alun. Setelah istirahat sejenak, melakukan evaluasi dengan para perwira Polres, acara dilanjutkan sambang Kamtibmas sekaligus penilaian Lomba Pos Kamling digelar Polres Kediri Kota ditutup dengan makan bersama.

Lokasi yang dituju, pos kamling berada di RT. 24 RW. 09 Lingkungan Tirtoudan Kelurahan Tosaren. Ada suguhan menarik, Ketua RT bersama warganya menyuguhkan atraksi penangganan kasus pencurian ayam dan menindak tamu yang berkunjung hingga tengah malam tanpa seijin Ketua RT.

“Aktingnya tadi sungguh luar biasa, sangat keren. Ini menunjukkan kesiapan dalam pengamanan lingkungan oleh warga juga dalam rangka Lomba Siskamling Kapolri Cup. Meski dalam waktu tiga hari, ternyata warga di sini kompak dan komitmen menjaga lingkungan,” jelas AKBP Anthon Haryadi.

Diterangkan Kapolres Kediri Kota, ada 5 penilaian dalam lomba siskamling tingkat nasional ini, yang pertama terkait bangunan fisik.  “Pos kamling seperti itu, yang bagus itu pos securiti. Tadi Pak RT kok malah minta maaf kepada saya,” jelas Anthon Haryadi. Kemudian penilaian kedua atas sarana dan prasarana, ketiga terkait keterlibatan personil, kemudian tingkat keamanan dan terakhir inovasi kreatifitas.

“Jangan terus piket jaga ternyata pindah tidur, saya juga berharap yang jaga bergiliran dan tadi cara memukul bel pergantian waktu agar diperbaiki ya. Dengan nada yang jelas dan tegas, bila masyarakat keadaan tidur, saat bangun jelas atas tanda waktu ini,” jelas Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.