Suasana vaksinasi ketiga (booster) untuk warga Lansia di Desa Rangkah Kidul. (FT/LOETFI)

SIDOARJO | duta.co – Demi mendukung percepatan program Vaksinasi pemerintah dan membentuk herd immunity masyarakat, Pemdes (Pemerintah Desa) Rangkah Kidul menggelar Vaksinasi dosis ketiga (Booster), Sabtu, (29/1/22).

Untuk pertama kalinya, vaksinasi ketiga menyasar Lansia usia 50 tahun keatas. Para Lansia terlihat antusias mengikuti vaksinasi dengan dua jenis vaksin yakni 84 dosis Pfizer dan 84 dosis Moderna.

Kepala Desa Rangkah Kidul, Warlheiyono, saat dikonfirmasi duta di kantornya, Sabtu, (29/1/22) mengatakan, untuk masyarakat Rangkah Kidul, vaksin pertama dan kedua sudah 95 persen warga telah divaksin.

“Untuk tadi pagi (Sabtu pagi.red) hanya dibatasi usia minimal 50 tahun. Namun masyakat kami antusias. Jadi sempat kita tolak bukan berati tidak boleh, tapi untuk Booster diberi kesempatan untuk usia 50 tahun keatas (Lansia),” terang Warlheiyono.

Diharapkan, dengan vaksinasi untuk Booster Pfizer ditarget Puskesmas Sekardangan 300 yang hadir 60 persen, dan usia dibatasi khusus Lansia 50th keatas bisa membentuk herd immunity. Seumpama umum lebih dari 300 yang hadir yang dimulai jam 8 WIB.

“Karena usia dibawah 50 kita tolak bukan berarti tidak boleh. Hari ini prioritas usia Lansia. Dua Minggu akan dibuka lagi sesuai petunjuk Bu dokter atau usia diatas 18 tahun dan khusus warga rangka, warga domisili berikutnya,” tambahnya.

Bersamaan, Nakes dari puskesmas Sekardangan kepada duta mengatakan, vaksinasi ketiga (booster) hari ini menggunakan Vaksin Pfizer 84 dosis dan Moderna 84 dosis. “Hal ini rekomendasi Kemenkes, Disini boleh pakai Pfizer dan Moderna sesuai ketentuan,” ujar Ibu Desy, Bidan penanggung jawab Imunisasi.

Senada, Sekretaris Desa Rangkah Kidul, Santriyo, membenarkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan vaksinasi booster ini. “Antusias warga sangat tinggi terutama yang Lansia. Peruntukan hari ini warga usia 50tahun keatas dan hari ini sekitar 160 yang hadir,”imbuh Santriyo.

Salah satu warga juga mengatakan hal yang sama. “Vaksin Booster ini rasanya seperti biasanya (vaksin pertama dan kedua) tidak sakit sama sekali. Saya duku yang pertama dan kedua sinovac tidak ada keluhan sama sekali,” ujar warga RT 4 RW 1 tanpa menyebut namanya. (loe)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry